Proyek Jalan Rigid Beton Desa Jatiblimbing Tak Gunakan Besi Strauss, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek Senilai Rp 2,5 Miliar

Uncategorized49 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Pekerjaan proyek jalan rigid beton di Desa Jatiblimbing, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, menjadi sorotan warga. Proyek Pekerjaan BKKD (Bantuan Keuangan Khusus Desa) senilai Rp. 2.587.030.380 tersebut dipertanyakan karena tidak menggunakan besi strauss sebagai penguat konstruksi, yang oleh sebagian masyarakat dinilai dapat memengaruhi kualitas dan daya tahan jalan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Jatiblimbing Teddy Fery Sandriya menegaskan bahwa pelaksanaan proyek telah dilakukan sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) yang berlaku. Ia menyatakan bahwa dalam dokumen perencanaan dan juknis pekerjaan, memang tidak tercantum kewajiban penggunaan besi strauss.

“Hasil dari audensi dengan Dinas PU setahu saya tidak ada pekerjaan strauss, ” pungkasnya.

Salah satu warga Desa Jatiblimbing RT 12 RW 01 yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, sebelumnya proyek jalan tersebut tidak ada pemasangan besi strauss. Hingga jalan sudah kondisi di rigid tetap sama tanpa ada pemasangan strauss hanya dipasang papan pembatas dipinggir kemudian langsung di cor.

“Dulu sebelum dirigid belum dipasang strauss dan setelah dirigid tetap sama tidak ada straussnya. Kalau seperti ini sejauh mana kekuatan jalan ini,” ujar warga setempat, Selasa (06/01/26).

Sebelumnya, pembangunan jalan rigid beton tersebut menuai banyak perhatian dan sorotan warga desa sejak pertama kali di mulainya proses pembangunan. Pasalnya, pada pekerjaan proyek BKKD tersebut sama sekali tidak ada pemasangan besi strauss yang berfungsi untuk pondasi jalan.

“Proyek jalan ini nilainya cukup gede (besar) kalau pengerjaannya seperti ini dan tidak ada besi strauss kondisi jalan tidak akan bisa bertahan lama,” imbuh warga.

Berdasarkan peraturan petunjuk teknis (juknis) dari Dinas PU Bina Marga Bojonegoro, setiap pekerjaan proyek BKKD terkait jalan rigid beton harus menggunakan besi strauss. Namun, berdasarkan pantauan dilapangan masih banyak ditemukan pekerjaan proyek jalan rigid beton tanpa ada besi strauss. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *