PRISMATIK KUPU, Inovasi SDN Sisir 03 Dukung Pendidikan Berdaya Saing Kota Batu

Daerah, News, Pendidikan29 Dilihat

BATU, Sidik Nusantara – Inovasi pembelajaran kembali lahir dari SDN Sisir 03 (ESSIGA) Kota Batu. Melalui media bertajuk PRISMATIK KUPU (Pris-Prisan Tematik dengan Kumpulan Petunjuk Unik), guru kelas 1 menghadirkan pengalaman belajar yang lebih aktif, menyenangkan, dan berdiferensiasi bagi siswa.

Guru ESSIGA Kota Batu, Kanti Murti SPd saat ditemui menuturkan, media berbentuk papan kupu-kupu berwarna-warni ini dirancang untuk menjawab tantangan heterogenitas kemampuan siswa kelas rendah, khususnya dalam kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung (calistung).

Guru ESSIGA Kota Batu, Kanti Murti SPd, saat memberikan Inovasi melalui media bertajuk PRASMATIK KUPU.

“Sistem petunjuk unik dan kode warna memungkinkan siswa mengikuti rute belajar secara mandiri sesuai tingkat kemampuan masing-masing. Salah satu siswa kelas 1 mengungkapkan antusiasmenya saat mengikuti pembelajaran menggunakan media tersebut,” tuturnya, Selasa (31/3/2026).

Meskipun demikian, sebelum inovasi diterapkan terdapat 10 dari 23 siswa yang belum menguasai kemampuan dasar calistung, dan fokus belajar rata-rata hanya bertahan sekitar 10 menit.

“Setelah penerapan PRISMATIK KUPU, sebanyak 8 siswa menunjukkan perkembangan signifikan, dan durasi fokus belajar meningkat menjadi 15–20 menit,” ucapnya sembari ramah.

Menurutnya, dari hasil survei terhadap 21 siswa menunjukkan rata-rata skor kepuasan 3,81 dalam kategori sangat baik. Mayoritas siswa menyatakan pembelajaran menjadi lebih mudah dipahami, menyenangkan, dan membuat mereka betah belajar.

Waktu yang sama Kepala ESSIGA, Sumarmi SPd,I juga menuturkan dirinya sangat mendukung dan mengapresiasi terhadap inovasi tersebut.

“PRISMATIK KUPU menjadi contoh praktik baik pembelajaran inovatif di kelas rendah. Media ini tidak hanya meningkatkan motivasi belajar siswa, tetapi juga membantu guru mengelola kelas yang heterogen secara efektif. Kami berharap inovasi ini dapat direplikasi di kelas lain bahkan di sekolah lain di Kota Batu,” tandasnya

Dia tekankan, Inovasi ini sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang menekankan pembelajaran berpusat pada peserta didik serta penguatan literasi dan numerasi dasar.

“Lebih dari itu, PRISMATIK KUPU juga mendukung visi Kota Batu dalam mewujudkan pendidikan yang berdaya saing, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” paparnya

Lebih jauh, masih kata dia, dengan pendekatan bermain sambil belajar, integrasi aktivitas motorik dan kognitif, serta sistem diferensiasi berbasis warna, PRISMATIK KUPU menjadi bukti bahwa inovasi sederhana namun terencana dapat memberikan dampak nyata pada kualitas pembelajaran.

“Saya berharap, semoga kedepannya ESSIGA dapat berkomitmen untuk mengembangkan bank soal bertingkat serta menyusun panduan penggunaan media agar inovasi ini dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan di Kota Batu,”pungkasnya.

Penulis : Akasa Putra.

Editor : Akasa Putra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *