Anggota BKAP DPR RI Kunjungi Bojonegoro

by -

Bojonegoro,Sidik.co.id-Sebanyak 15 Anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia,  (22/8)  melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bojonegoro. Kunjungan kerja ini dalam rangka untuk mengetahui pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Kabupaten Bojonegoro.

15 Anggota BKAP DPR RI ini dipimpin oleh DR.Nurhayati Ali Asegaff yang juga Ketua Panitia Kerja DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat,dan diterima langsung oleh Bupati Bojonegoro,Drs. H.Suyoto,MSi.

Dalam kunjungan kerja  15 anggota DPR RI ini melakukan audiensi dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. 

Yanuar Nugroho deputy II Staf ahli keprisidenan mantan negosiator SDGs menyatakan  bahwa SDGs ini adalah produk politik global 139 negara bersepakat menandatangani pada bulan september tahun lalu. SDGs  tidak hanya pemerintah namun juga legislatif, SDGs sudah disusun.  didalamnya memuat tiga hal penting yakni Kerangka regulasi,instruksi,akuntabilitas.ungkap yanuar 

Sementara menurut Nurhayati Ali Asegaff, harus menggunakan istilah lokal, sehingga masyarakat merasakan ini adalah amanat UUD bukan sekedar janji presiden atau pemerintah

“jangan dibawa keranah politik namun kepentingan rakyat yakni mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia imbuh Nurhayati ”

Sementara Vena Melinda dari fraksi demokrat tertarik dengan DAK yang diberikan kepada pelajar SMA,mengapa tidak dimulai dijenjang SD, bagaimana dengan pendidikan Non Formal.  

Menurut Bupati Bojonegoro Suyoto, dalam bahasa lokal atau indonesia sangat setuju, SDGs adalah cara komunikasi dengan dunia global sekaligus mandat UUD 1945. 

Suyoto menambahkan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama dana yang disediakan pemerintah pusat sudah cukup.namun yang dijenjang SMA masih membutuhkan biaya sekolah.

Sedangkan Sistem penyaluran dengan separuh cash separuh ditransfer disekolah. penyaluran DAK pendidikan ini memerlukan formula yang tepat agar tidak disalahgunakan.

untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi menurut kang yoto,  pemkab bojonegoro membuka peluang investasi dengan menerapkan UUP senilai 1.005.000 rupiah.untuk mendorong iklim investasi di daerah pedesaan di kabuaten Bojonegoro.manusia harus tumbuh dan berkembang untuk meningkatkan kesejahteraan mereka,pungkas suyoto (Ex/lex/red)

alt картинок теггугл.картывк яндексквикипедия