Perhimpunan Auditor Internal Rumah Sakit Indonesia Gelar HUT PAIRSI Ke-2

Daerah, News409 Dilihat

Surabaya, sidiknusantara.com – Perhimpunan Auditor Internal Rumah Sakit Indonesia (PAIRSI) memperingati Hari Ulang Tahun ke-2 yang dilaksanakan di Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya, Jum’at (20/05/2022).

HUT PAIRSI ke-2 dengan tema “Auditor Internal Untuk Peningkatan Tata Kelola Rumah Sakit” tersebut dilaksanakan baik secara online maupun ofline dan dihadiri para Direktur Rumah Sakit serta Kepala SPI Rumah sakit yang peduli terhadap mutu pelayanan kesehatan di Rumah Sakit

Ketua Pusat PAIRSI, NS. Sudalhar, M.Kes menjelaskan jika PAIRSI sebagai organisasi pertama yang membantu SPI Rumah Sakit untuk mewujudkan tujuannya dalam memberikan nilai tambah kepada Rumah Sakit melalui audit berbasis resiko pada efektifjtas, efisiensi dan ekonomis pada aspek keuangan, pengendalian internal, operasional pelayanan serta audit khusus.

Sesuai dengan SK Menkumham RI, PAIRSI membentuk pengurus yang dipusatkan di Surabaya dan memiliki 188 anggota terdiri SPI Rumah Sakit yang telah tersebar di berbagai Daerah, baik di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara

“Selama dua tahun berdiri, SPI yang memiliki Visi menjadi Organisasi Profesi SPI Rumah sakit yang Profesional dan Terpercaya telah melaksanakan berbagai upaya antara lain kerjasama dengan BPKP, Irjen Kementerian, dan berbagai stake holder lainya,” ucapnya.

Menurutnya, PAIRSI telah melakukan upaya dalam peningkatan kompetensi anggota melalui pelaksanaan Bimtek audit dan workshop penyusunan standard charter SPI, panduan audit dan SPO Audit dan kode etik serta jenjang karir auditor internal Rumah sakit

“Kedepan PAIRSI akan mengembangkan Sertifikasi Profesi Auditor Internal Rumah Sakit dan pembinaan mutu kinerja SPI Rumah Sakit,” imbuh Sudalhar.

Sementara Direktur Rumah Sakit Islam (RSI) Surabaya, Dr. H Dodo Anondo, MPH mengucapkan selamat HUT PAIRSI ke-2. Menurutnya, auditor internal sangat penting untuk semua Rumah Sakt. Sebab, audit tersebut untuk mencocokan kebenaran secara sistematik untuk memunculkan akreditasi.

“Audit tidak kuantitatif saja, tetapi juga audit kualitatif untuk mengetahui bagaimana pelayanannya, maka itu akan timbul akreditasi. Akredtasi adalah bagian dari salah satu audit kualitatif,” pungkas Direktur RSI Surabaya. (Tris/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *