Romadhon : Layanan JKN Makin Cepat dan Mudah Dengan Aplikasi Mobile JKN

Bojonegoro, News48 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Ahmad Romadhon (33) merupakan seorang guru olah raga pada salah satu sekolah dasar di Kabupaten Bojonegoro. Pria ini tidak dapat melupakan pengalamannya menggunakan Aplikasi Mobile JKN di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Romadhon rajin mendampingi istrinya untuk memeriksakan kandungannya dan tidak perlu antre lama di klinik karena sudah memanfaatkan antrean online. Ia pun bersyukur jika waktunya bekerja menjadi tidak terganggu dan dapat datang ke fasilitas kesehatan sesuai nomor antrean. Romadhon mengakui jika layanan JKN saat ini sangat memudahkan pesertanya dan sama sekali tidak merepotkan karena harus membawa banyak berkas fotokopi seperti dulu.

“Sekarang jika istri akan ke faskes fasilitas kesehatan kontrol, dari kantor pun saya bisa mendaftarkan dulu melalui Aplikasi Mobile JKN untuk antrean online-nya. Setelah mendapatkan nomor antreannya, kita bisa mengira-ngira untuk datang jam berapa ke fasilitas kesehatan. Alhamdulillah lagi, jarak rumah saya dengan fasilitas kesehatan tidak begitu jauh. Hanya berbekal Kartu Indonesia Sehat (KIS) saja dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saja sudah langsung dapat dilayani. Pokoknya saya sangat bersyukur terdaftar menjadi peserta JKN,” kata Romadhon, Selasa (12/03).

Hari Perkiraan Lahir (HPL) yang dinanti Romadhon dan istrinya pun telah tiba. Dikarenakan berat badan bayi dalam kandungan terlalu besar dan belum ada reaksi untuk segera lahir, akhirnya Ratih, sang istri pun dirujuk ke rumah sakit untuk dilakukan persalinan caesar. Padahal sebetulnya malam itu saat kembali lagi kontrol ke dokter, masih belum ada tanda-tanda akan melahirkan.

“Namun tiba-tiba setelah dokter selesai memeriksa, istri saya mengalami kontraksi. Begitu dokter bilang harus dioperasi, saya pun gerak cepat. Sekali lagi saya memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk sekedar melihat jumlah tempat tidur yang masih tersedia. Hasilnya sangat memuaskan, istri saya dapat ditangani dengan baik oleh pihak rumah sakit sehingga persalinan anak saya pun lancar,” kata Romadhon.

Albarra, begitu nama yang di berikan Romadhon untuk sang buah hatinya. Berat badan yang mencapai 4,3 kg tentu sangat membuat sang ibu mengerahkan segala upayanya agar dapat melahirkan dengan selamat. Romadhon pun kembali mengucapkan syukur karena selama masa kehamilan sampai melahirkan sang istri, ia tidak mengeluarkan biaya sama sekali.

“Sangat luar biasa sekali layanan JKN ini, termasuk pelayanan yang saya dapat di rumah sakit. Istri saya diperlakukan dengan baik oleh dokter dan perawat. Tidak dibedakan dengan pasien lainnya. Para petugas rumah sakit pun sangat ramah sekali pada kami. Tentunya biaya persalinan sesar tanpa memanfaatkan layanan JKN akan menelan banyak biaya dan saya masih belum siap jika menanggung dengan uang pribadi. Terlebih Aplikasi Mobile JKN yang sangat membantu seperti melihat iuran yang setiap bulan dibayarkan,” ujar Romadhon.

Selanjutnya, Romadhon pun berharap jika masyarakat yang belum terdaftar menjadi peserta JKN agar segera mendaftar. Ia berharap agar masyarakat jangan mengesampingkan layanan JKN, bahkan sampai memandang sebelah mata. Menurutnya, tidak ada ruginya menjadi peserta JKN karena sudah banyak dimudahkan dengan berbagai macam layanannya, seperti Aplikasi Mobile JKN.

“Apalagi saat ini, Skrining Riwayat Kesehatan juga wajib dilakukan oleh seluruh peserta aktif guna memantau kondisi kesehatan pesertanya. Sakit saja sudah dijamin, terlebih saat sehat dan iuranpun sangat terjangkau. Semoga BPJS Kesehatan selalu dapat memberikan layanan JKN dengan sebaik-baiknya pada seluruh masayarakat Indonesia sampai ke pelosok desa,” ujar Romadhon. (Tris/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *