Pegawai Kemenag Bojonegoro Diancam Pemberhentian Jika Tidak Dukung Sekda

Bojonegoro, News110 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Pilkada Bojonegoro semakin memanas dengan majunya Sekda Bojonegoro sebagai calon bupati jalur independen. Ancaman terhadap masyarakat kini menjadi hal yang lumrah, termasuk di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro.

Hal ini disampaikan oleh Abdul Aziz (30), salah satu kerabat pegawai Kemenag Bojonegoro. Ia mengungkapkan tekanan yang terjadi di kantor Kemenag Bojonegoro sejak Sekda Bojonegoro mendeklarasikan pencalonannya sebagai bupati dengan dugaan dukungan dari Kepala Kemenag, Abdul Wakhid.

Semua yang bekerja di bawah naungan Kemenag diminta untuk mendukung Sekda Bojonegoro. Ancamannya berbeda-beda,” ujarnya.

“Abdul Aziz mengatakan, kerabatnya diancam akan diberhentikan dari posisi penyuluh keagamaan jika tidak memberikan dukungan. “Tidak pandang bulu, yang diancam adalah putra dari Ketua MWC di wilayah selatan Bojonegoro,” tambahnya.

Ia mengaku merasakan intimidasi yang luar biasa sehingga enggan mengungkap identitas lebih lanjut. Raut wajahnya menunjukkan kegelisahan saat menceritakan kejadian tersebut, mempertanyakan integritas Kemenag Bojonegoro.

“Jika keluarga kami tidak mendukung Sekda, kerabat saya akan diberhentikan sebagai penyuluh keagamaan dengan berbagai alasan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Kemenag Bojonegoro, Abdul Wakhid, membantah tudingan tersebut. “Tidak benar,” katanya singkat. (Wan/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *