Ada Keunggulan Dari Program “REALITA” di Spensa

Daerah, News, Pendidikan22 Dilihat

BATU, Sidik Nusantara – Berawal dari melihat, mengalami proses pembelajaran di SDN Pendem 01 (Spensa) Kota Batu, di mana murid sering mengalami berhenti terdiam saat guru melontarkan pertanyaan, atau ketika guru meminta murid membuat pertanyaan.

Mereka terhentak diam, tak bisa mengungkapkan apa yang ada dipikirannya, atau belum berani menuangkan idenya dengan lugas. Terkadang mereka kehabisan kata-kata karena referensi kosa kata yang kurang dikantonginya.

Murid Spensa Kota Batu, saat melakukan READING ALOUD Literasi Mengasikkan.

Atau bahkan takut apa yang akan dikemukakannya akan dianggap salah menurut mereka. Hal lain yang sering terjadi adalah saling lempar kesempatan dalam mengkomunikasikan hasil kerja kelompok. Saling menimpalkan kepada teman secara berantai ketika guru meminta murid untuk maju ke depan untuk presentasi. Hal ini bisa dikatakan proses berpikir kritis siswa terhambat.

Guru kelas 4 Spensa, Dhikrotul Izzah SPd ini menuturkan, ada keunggulan dari program “REALITA” (Reading Alound Literasi Mengasyikkan) di Spensa. Meskipun capaiannya masih baik secara keseluruhan, penurunan ini menandakan kemunduran yang harus diperbaiki. Salah satunya adalah perbaikan melalui metode, juga strategi pengajaran. Penurunan ini adalah sinyal bagi Spensa Kota Batu untuk segera melakukan evaluasi dan intervensi agar tren negatif ini tidak berlanjut di tahun-tahun berikutnya.

“Gayung bersambut dengan mengikuti pelatihan Literasi Numerasi Jenjang SD Tahap 1 yang diselenggarakan oleh BBGP yang sekarang bertransformasi menjadi BBGTK Jawa Timur. Pelatihan tersebut diadakan pada tanggal 28 s.d. 31 Juli 2024 Di mana ada materi yang sangat menari bagi saya untuk bisa saya implementasikan lagi kepada murid-murid di Spensa Kota Batu, yaitu reading aloud Sedikit demi sedikit saya menerapkan strategi dalam berliterasi denga menggunakan reading aloud, membacakan buku cerita secara nyaring di kelas saya,” tuturnya, Senin (9/3/2026).

Lalu lebih luas lagi, tegas guru muda penuh semangat ini, di lingkup fase B Spensa Kota Batu. Murid-murid meras senang, mereka secara reflek bisa menimpali pertanyaan atau balik melontarkan pertanyaan tanpa saya menginstruksikannya.

“Di sini reading aloud menjadi solusi untuk meningkatkan motivasi membaca dan berpikir kritis murid Spensa. Yang mana nantinya juga menumbuhkan pula kreatifitas murid, dengan stimulus tersebut. Saya juga mendiseminasikan materi reading aloud pada pengimbasan sekolah penggerak “Pelatihan Manajemen Kelas untuk Peningkatan Budaya Literasi di SD Negeri Torongrejo 2″. Dengan harapan menebar ilmu untuk meningkatan literasi bersama,” ucapannya.

Lebih lanjut, dia tegaskan, adapun keunikan dari Reading Aloud Literasi Mengasyikkan (REALITA) menggunakan peraga boneka yang disesuaikan materi/isi dari teks cerita yang menjadikan daya tarik visual bagi murid. Meskipun membacakan secara nyaring suatu cerita, REALITA bisa dikombinasikan dengan media/peraga.

“REALITA dapat diterapkan lintas mata pelajaran atau mata pelajaran terintegrasi. REALITA dikembangkan menjadi projek-projek kreatif dalam kegiatan tindak lanjut; seperti menulis kreatif (puisi, cerpen, komik, dan sebagainya), kegiatan kreatif (cooking class, bermain peran, berpantun, kreasi gerak dan lagu, dan sebagainya),” tegasnya.

Keunggulannya, Reading Aloud Literasi Mengasyikkan (REALITA) ini telah diterapkan, sebagaimana program Spensa Kota Batu dalam menggalakkan kegiatan literasi sekolah sejak tanggal 12 Februari 2025 secara berkala pada fase B yang ditindaklanjuti di masing-masing fase dan jenjang di Spensa Kota Batu. REALITA secara kondisional bisa diterapkan di manapun dan kapanpun sesuai kebutuhan serta menjembatani berbagai mata pelajaran yang terintegrasi.

“Reading Aloud Literasi Mengasyikkan (REALITA) lebih lanjut dilaksanakan pada semua fase, jenjang, dan kelas bahkan antar sekolah/gugus. Bisa menggunakan media yang lebih beragam, kreatif dan inovatif lagi seperti; panggung, propert atau aksesoris pendukung. REALITA selanjutnya akan saya kembangkan menjadi reading aloud berbasis digital dengan memanfaatkan buku animasi karya guru,” paparnya.

Tujuan REALITA ini yaitu Inovasi Reading Aloud Literasi Mengasikkan (REALITA) untuk meningkatkan motivasi membaca dan berpikir kritis serta mengembangkan kegiatan kreatif murid Spensa Kota Batu. Meningkatnya motivasi membaca dan berpikir kritis serta berkembangnya kegiatan kreatif murid Spensa Kota Batu dari 70% menjadi 95%.

“Kemanfaatan Produk Inovasi Reading Aloud Literasi Mengasyikkan ini dapat berdampak luas bagi dunia pendidikan. Kegiatan dalam reading aloud yang direkam akan menjadi artefak digital dan diunggah pada laman pendidikan/media sosial hingga bisa menginspirasi dan menjadi referensi berliterasi secara lokal nasional maupun global,” pungkasnya.

Penulis : Akasa Putra.

Editing : Akasa Putra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *