Aktifkan JKN, Tenangkan Hati: Kisah Marsya yang Tersadar Setelah Pengalaman Tetangga

Bojonegoro, News49 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Marsya Aprilia Kharisma Putri (18), tidak pernah membayangkan jika mengurus administrasi layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) adalah hal penting. Ia mengaku termasuk orang yang sebelumnya jarang memperhatikan tentang status kepesertaan JKN aktifnya. Namun pandangannya berubah ketika mendengar tetangga yang sakit. Saat itu kepesertaannya tidak aktif manakala akan digunakan berobat.

“Dulu saya pikir semuanya aman. Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang saya punya dapat dimanfaatkan kapan saja. Saya pun merasa sehat dan jarang sakit. Sehingga tidak pernah terpikirkan untuk mengecek kepesertaan. Beberapa waktu yang lalu, ada tetangga sakit dan harus rawat inap. Saat digunakan berobat, kepesertaanya ternyata tidak aktif. Akhirnya saya mulai menyadari jika musibah tidak ada yang tahu. Jangan saat membutuhkan saja baru ingat membutuhkan layanan JKN, “kata gadis asal Desa Gapluk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro ini.

Selanjutnya, Marsya pun mulai memastikan kepesertaan JKNnya. Tanpa waktu lama, Aplikasi Mobile JKN dimanfaatkanya.

“Pelayanan yang diberikan BPJS Kesehatan pada pesernya luar biasa. Era yang serba modern, saya tidak perlu antre di kantornya. Cukup memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN, semua informasi tersedia sangat lengkap. Aksesnya juga sangat mudah dan tidak ribet. Dalam hitungan detik, cek kepesertaan JKN saya alhamdulillah dipastikan aktif. Selain itu jika akan berobat tidak perlu datang terlalu awal. Antrean online menjadi salah fitur menarik bagi saya, “jelasnya.

Kepuasan yang dirasakan Marsya pun ia sampaikan pada sanak keluarganya. Ia berharap jika kemudahan layanan ini dapat dinikmati semua pesertanya.

“Respon memanfaatkan aplikasi nya sangat cepat. Saya juga tidak perlu antre di kantor BPJS Kesehatan. Tinggal chat saja dan informasi langsung didapatkan. Aktivitas saya pun tidak terganggu, “tambahnya.

Marsya mengaku bahwa tidak ada alasan untuk menunda pengecekan status kepesertaan. Menurutnya, memastikan JKN aktif adalah bentuk antisipasi bukan sekedar administrasi.

“Anak-anak muda khususnya yang merasa sehat, tetap wajib untuk memastikan kepesertaanya. Menurut saya, hal ini harus rutin untuk dilakukan. Manakala dalam keadaan mendesak, sudah tidak panik lagi.

“Buat teman teman seusia saya, jangan tunggu nanti. Sekarang semuanya mudah, tinggal buka hp dan cek. Lebih baik memastikan sekarang daripada menyesal ketika sudah butuh bantuan medis. Selanjutnya kitab isa tenang dan siap menghadapi situasi apapun. Menurut saya, jaring pengamanan ini harus dijaga sejak dini. Intinya cek rutin di Aplikasi Mobile JKN. Mari kita terus menjaga kesehatan. Pastikan pula, perlindungannya melalui kepesertaan aktif tetap terjaga,” katanya memberikan pesan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *