Kata Mereka “FLIPPER” Tidak Lahir Dalam Sehari

Daerah, News, Pendidikan458 Dilihat

BATU, Sidik Nusantara – Jika ditarik lebih dekat ke lingkungan sekolah, khususnya di SDN Pendem 01 (Spensa) Kota Batu, permasalahan literasi dasar juga masih terlihat jelas. Di kelas 1. Karena masih terdapat sejumlah siswa yang belum lancar membaca suku kata maupun kata sederhana.

Guru Spensa Kota Batu, Queen R. Ramadhani SPd menuturkan, ” FLIPPER” (Flipbook Pembelajaran Literasi Permulaan), literasi tidak lahir dalam sehari, ia tumbuh dari halaman demi halaman yang kita dampingi. Sebagian siswa masih terbata – bata ketika diminta membaca teks pendek, bahkan ada yang kesulitan mengenali huruf-huruf tertentu. Kondisi ini menyebabkan mereka kurang percaya diri dan kerap tertinggal dari teman-teman sekelasnya yang sudah lebih lancar.

Literasi siswa Spensa Kota Batu di pelataran sekolah.

“Di sisi lain, ketika siswa belajar di rumah, mereka sering kali mengalami kesulitan untuk berlatih secara mandiri karena media yang dimiliki terbatas dan kurang sesuai dengan kebutuhan perkembangan mereka. Padahal, dukungan lingkungan rumah sangat penting dalam proses penguasaan literasi awal,” tuturnya, Jumat (13/3/2026).

Sementara itu, kegiatan remedial membaca dan menulis yang dilaksanakan di sekolah, memiliki keterbatasan waktu sehingga belum mampu sepenuhnya menjawab kebutuhan siswa yang mengalami kesulitan tersebut. Oleh sebab itu, diperlukan sebuah media tambahan yang lebih menarik, mudah diakses, dan dapat digunakan baik di sekolah maupun di rumah dengan pendampingan orang tua.

“Inovasi berupa FLIPPER , yaitu media digital berbentuk buku interaktif yang disusun berdasarkan tahapan pembelajaran literasi kelas 1. Pengenalan huruf vokal dan konsonan, lengkap dengan gambar sederhana. Penggabungan huruf menjadi suku kata (ba, bi, bu, bo, be, dst). Membaca kata sederhana yang dekat dengan kehidupan anak (buku, bola, sapi, kuda). Menyusun kalimat sederhana seperti “Ini bola” atau “Sapi makan rumput”. Latihan dikte: guru/orang tua membacakan siswa menulis di buku tulis. Checklist capaian pada setiap unit untuk memantau perkembangan siswa,” ucapnya, sembari ramah.

Tujuan program “FLIPPER” adalah untuk dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis permulaan siswa kelas 1. Menyediakan media pembelajaran literasi yang menarik, murah, dan mudah diakses. Melibatkan peran guru dan orang tua dalam mendukung literasi siswa. Membentuk kebiasaan membaca sejak dini sebagai fondasi belajar sepanjang hayat.

“Evaluasi dilakukan dengan tes membaca sederhana, latihan dikte, dan checklist capaian siswa di setiap bab. Yang berdampak pada siswa lebih lancar membaca kata atau kalimat sederhana. Motivasi siswa meningkat karena belajar lebih menyenangkan, orang tua lebih terlibat dalam pembelajaran literasi anak,” pungkasnya.

Penulis : Akasa Putra.

Editor : Akasa Putra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *