Melalui “SAHABATKU” Dapat Meningkatkan Karakter Siswa

Daerah, News, Pendidikan411 Dilihat

BATU, Sidik Nusantara – Di Kota Batu, terjadi peristiwa yang sangat mengerikan lagi pada jenjang SMP bulliying sampai kehilangan nyawa. Penurunan nilai karakter siswa di sekolah merupakan fenomena yang semakin mengkhawatirkan dan memengaruhi kualitas generasi muda.

Menurut guru, SDN Pendem 01 (Spensa), Kota Batu Lia Sukmawati, S.Pd.SD ini menuturkan, ada SAHABATKU (Satu Hari Perbuatan Baikku), yang menjadi solusi. Mengenai penyebab, bentuk, dan dampak penurunan nilai karakter siswa di sekolah, ada beberapa contoh nyata dari penurunan karakter siswa yang sering ditemukan di sekolah, antara lain, kurang disiplin, sering datang terlambat, melanggar tata tertib.

“Tidak jujur, mencontek saat ujian, memalsukan tanda tangan. Adalah kurang tanggung jawab, tidak mengerjakan tugas, tidak menjaga kebersihan kelas. Kurangnya sopan santun, berbicara kasar kepada guru atau teman. Rendahnya rasa hormat dan toleransi, membully, mengejek, atau tidak menghargai perbedaan,” tuturnya, Rabu (13/3/2026).

Dia tegaskan, tidak membantu teman, cuek terhadap lingkungan dalam kelas dari penurunan nilai karakter, tingginya kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

“Menurunnya prestasi akademik karena kurang disiplin dan motivasi. Meningkatnya kenakalan remaja seperti tawuran, penyalahgunaan narkoba, dll. Terganggunya iklim belajar yang sehat, akibat konflik antar siswa atau antara siswa,” ucap guru muda berjilbab ini, sembari tersenyum.

Meskipun demikian, kesulitan siswa dalam beradaptasi di masyarakat, karena kurangnya nilai moral dan sosial. Dalam kelas, karakter siswa yg kurang baik, bicara kasar (suka mengumpat, mengejek bicara nada tinggi), pertengkaran dan perkelahian hampir terjadi setiap hari, disiplinnya sangat kurang (kedatangan, tugas – tugas yang diabaikan), bersikap semaunya sendiri.

“Di sekolah, banyak sekali kasus yang terjadi di semua jenjang, mulai dari kelas kecil sampai kelas atas, bulliying. Perkelahian dll,” jelasnya.

Dia lanjutkan, ” SAHABATKU” meningkatkan karakter siswa melalui peningkatan literasinya, (bercerita, menceritakan perbuatan baikku. Menceritakan peristiwa yang terjadi hari itu, tanya jawab dan mendiskusikan bersama apakah peristiwa itu baik atau tidak, jika tidak bagaimana sebaiknya.

“Membaca cerita dan menemukan pesan dalam cerita, membuat jurnal membara juga sesekali disampaikan pada teman, untuk meningkatkan kemampuan menyimak dan belajar menghargai. Melihat film bersama, video dari youtube, menyimak, tanya jawab, dan menceritakan Kembali. Untuk kelas besar, buku/cerita bisa ditentukan guru dan membuat tagihan pada siswa, tehnik tagihan bisa menyesuaikan dengan kondisi kelas masing,” tandasnya.

Kendati demikian, penilaian, dari keaktifan siswa berpartisipasi untuk bercerita dan menanggapi jumlah cerita yang sudah dibaca melalui jurnal membaca. Pada kelas besar penilaian juga disesuaikan dengan kelas masing. Contoh, jika di kelas itu aspek tulisan /menulis yang perlu peningkatan bisa dibuat penilaian dengan tehnik menulis.

“Keunggulan SAHABATKU, program ini dapat dilakukan dengan mudah oleh guru di semua jenjang guru hanya perlu menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di kelasnya,” cetusnya, serasa ramah.

Dapat meningkatkan literasi peserta didik, mulai membaca buku, menyimak sebuah cerita atau informasi yang didengar, juga meningkatkan kemampuan berkomunikasinya.

“Meningkatkan karakter peserta didik, dengan mencari pesan dalam cerita ataupun dari sebuah peristiwa dapat memberikan pembelajaran kepada peserta didik agar dapat menghindari perbuatan yang dapat menyakiti atau merugikan orang lain,” pungkasnya.

Penulis : Akasa Putra.

Editor : Akasa Putra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *