Lubang Di Jalan Poros Dander-Bubulan Kini Bertambah

News115 Dilihat

Bojonegoro, sidiknusantara.com – Lubang selebar becak di Jalan poros Dander-Bubulan yang sebelumnya hanya satu lubangan kini bertambah. Kondisi jalan tersebut saat ini mengganggu dan membahayakan pengendara yang melintas di jalan tersebut.

Irawan, salah satu warga Kecamatan Dander yang biasa melewati jalan poros Dander-Bubulan mengeluhkan lubangan lebar di tengah jalan. Menurutnya, ketika melintas di jalan tersebut, harus berhati-hati dan memilih jalan yang tidak berlubang.

“Nek Mlampah Kedah Milih Dalam Pak, mengko kejeglong, opo maneh nek bengi, dalane wis peteng dalane bolong, bahayani. (Kalo melewati harus milih jalan pak, nanti terperosok, apalagi kalau malam, kondisinya gelap dan jalannya berlubang. Sangat berbahaya),” ucapnya, Senin (14/3/2022).

Irawan mengungkapkan hingga saat ini kondisi jalan yang berlubang tersebut belum ada perbaikan. Ia berharap agar pemerintah melalui Dinas terkait untuk bisa segera memperbaiki kondisi jalan tersebut. Sebab, jika dibiarkan lubangan diperkirakan akan semakin banyak dan dapat membahayakan keselamatan pengendara yang melintas di jalan ini.

“Kapan saget diperbaiki, ben gak enek korban. (Kapan bisa diperbaiki, biar tidak ada korban),” singkatnya.

Seperti diketahui, jalan Poros Kecamatan Dander – Bubulan kondisinya sudah mulai banyak yang rusak dan berlubang. Jalan sepanjang kurang lebih 10 kilo meter dan melewati kawasan hutan jati tersebut sudah memerlukan perbaikan, apalagi saat ini banyak ruas jalan poros kecamatan lain yang sudah nglenyer.

Warga Kecamatan Bubulan jika menuju ke Kota Bojonegoro lebih memilih jalan poros Kecamatan Bubulan Dander. Karena jarak tempuhnya lebih pendek daripada melewati ke arah Temayang.

“Kalau lewat Temayang muter, meski jalan Bubulan ke Temayang sudah lebih bagus karena di cor, ya mudah-mudahan jalan Bubulan-Dander nanti juga segera di cor,” ujar Supriyadi Warga Desa Cancung, Kecamatan Bubulan.

Dari keterangan warga yang melintas jalan poros tersebut, jika dari Bubulan-Dander hanya 10 menit sudah sampai. Namun sekarang tidak bisa. Karena jalannya banyak yang rusak dan berlubang. Bahkan, ada yang selebar becak, apalagi kalau hujan lubangan tersebut tergenang air. Jika kondisi malam hari, lubangan jalan tersebut tidak kelihatan. Hal ini harus membuat pengendara motor harus ekstra hati-hati.

Kalau lewat jalan ini pengendara motor terutama harus ekstra hati-hati dan pandai memilah jalan, kalau tidak ingin terjatuh, ya semoga tidak sering terjadi kecelakaan di sepanjang jalan ini,” tutur warga pencari rencek kayu jati.

Kerusakan jalan poros dari Dander ke Bubulan atau sebaliknya memang sudah membutuhkan perbaikan, karena kalau di biarkan berlarut larut kerusakan ini akan semakin bertambah parah. (Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.