Kentang Mustofa Kriuk Cocok Untuk Menu Awal Buka Puasa

Bojonegoro, News298 Dilihat

Bojonegoro, sidiknusantara.com – Para pelaku UMKM dan IKM Bojonegoro menggelar Bazar Murah Ramadhan di Jl. MH Thamrin tepatnya di halaman rumah Imoet Argha, Kelurahan Ledok Kulon Bojonegoro. Banyak produk kuliner yang dijual, salah satunya Kentang Mustofa Kriuk yang cocok untuk camilan selepas buka puasa.

Bazar Murah Ramadhan merupakan kolaborasi pelaku UMKM/IKM Bojonegoro. Bazar digelar mulai 2 April hingga 28 April 2022.

Kentang Mustofa Kriuk memiliki rasa yang khas, gurih dan manis. Camilan ini sudah memiliki izin dengan nomor P-IRT :2153522011237-25 dan cocok untuk menu pembuka buka puasa.

Ditemui di acara bazar murah, owner usaha Kentang Mustofa Kriuk, Ibu Chatarina Ana Setyaningsih menjelaskan komposisi produknya yang tercantum pada kemasan terdiri dari kentang mustofa, bawang putih, lombok, gula, garam, dan asam matang. Kemasan produknya 100 gram dengan harga Rp 12 ribu dan omzet perbulannya kurang dari Rp 1 juta.

Tempat usaha Kentang Mustofa Kriuk berada di rumah Jl. Kolonel Sugiono Gg. Ababil, Desa Sumbang, Bojonegoro atau dapat dipesan malalui nomor HP. 081357777630.

Chatarina menuturkan, untuk pemasaran produknya saat ini ada di KDS mall, toko Aneka Camilan, Toko Ria, dan melalui Media Sosial (medsos).

“Awal buat kentang mustofa dari Ibu saya karena ibu saya dulu jualan nasi kuning lalu pakai lauk kentang mustofa. Dari situlah saya punya ide kenapa tidak mencoba menjualnya dengan kemasan yang menarik,” ungkapnya, Minggu (03/04/2022).

Chatarina menjelaskan cara pembuatannya yakni kentang dikupas, setelah itu dipasrah dengan parutan kentang, dan digoreng sampai warna kecoklatan.

“Setelah matang baru kita kasih bumbu. Kuncinya, tidak boleh kena air karena hasilnya akan melempem,” terangnya.

Chatarina mengungkapkan usahanya ini baru 3 bulan berjalan. Namun sebelumnya sudah pernah membuat hanya untuk campuran nasi kuning tapi sudah lama berhenti.

“Setelah saya ikut pelatihan di Dinas Kesehatan saya baru tertarik lagi untuk produksi kentang saya. Berkat dorongan teman UMKM juga akhirnya saya memberanikan diri produksi dan saya masukkan di toko-toko camilan, alhamdulillah kok digemari masyarakat,” terangnya.

Ia berharap melalui bazar ini produknya lebih dikenal masyarakat Bojonegoro, dan yang pasti omzet bisa semakin bertambah. (Tut/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *