Lapas Kelas IIA Bojonegoro Gelar Screening TBC, HIV/AIDS Dan Sosialisasi Bahaya Narkoba

Bojonegoro, Headline, News135 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro Kanwil Kemenkumham Jatim melakukan pemeriksaan (Screening) kesehatan dalam mengantisipasi risiko penyebaran penyakit TBC (Tuberculosis), HIV/AIDS (Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immuno Deficiency Syndrome), dan Sosialisasi Bahaya Narkoba terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Bojonegoro, Rabu (02/11/2022).

Kegiatan tersebut dilakukan oleh Dokter dan Tim Medis dari Puskesmas Bojonegoro Kota. Proses pemeriksaan kesehatan itu dilakukan dengan cara screening pengambilan sampel darah terhadap masing-masing warga binaan yang dilakukan secara langsung oleh dokter beserta tim medis.

“Lembaga Pemasyarakatan dinilai sebagai tempat yang rentan terhadap penyebaran TBC dan HIV/AIDS untuk itu screening kesehatan ini perlu dilakukan sebagai upaya antisipasi penularannya antar warga binaan di lingkungan Lapas Kelas IIA Bojonegoro. Sebab, banyak warga binaan dari luar yang masih menjalani pergaulan bebas, dan kemudian membawa virus mematikan itu ke dalam lapas,” kata Rony Kurnia, Kepala Lapas Kelas IIA Bojonegoro.

Menurut Rony kegiatan ini tidak akan berhenti disini saja, namun pihaknya tetap akan melakukan pengawasan dengan cara pemeriksaan secara rutin dan berkala baik kepada warga binaan yang baru masuk maupun warga binaan lama.

Kalapas Bojonegoro berharap, bahwa penyebaran virus TBC dan HIV/AIDS di dalam Lapas dapat terindentifikasi sehingga penyebarannya dapat diketahui dan dipantau.

“Bila memang ada yang positif kita akan kerjasama dengan pihak kesehatan terkait. Bahkan bila perlu kita akan suplai obat dari luar. Sehingga resiko menular penyakit tidak berdampak ke warga binaan lainya,” katanya.

Selain screening HIV dan TBC, juga dilaksanakan sosialisasi kepada warga binaan terkait bahaya penggunaan Narkoba, sebagai komitmen dari Lapas Bojonegoro untuk perang terhadap Narkoba.

‚ÄúSelain screening HIV dan TBC, tadi juga diadakan sosialisasi kepada warga binaan akan bahaya penggunaan narkotika. Lapas Bojonegoro sangat berkomitmen untuk perang terhadap narkotika, untuk itu kami adakan sosialisasi. Agar warga binaan terutama bagi kasus pecandu narkotika dapat memahami bahwa narkoba dapat merusak hidup mereka,” tutup Kalapas. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.