B-TIFF Bernuansa Mandarin di Galeri Bengawan, Wujud Menjaga Toleransi

Bojonegoro, News193 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Nuansa mandarin terasa dalam gelaran acara Bojonegoro Thengul International Folklore Festival (B-TIFF) tahun 2023 di Galeri Bengawan Desa Padang, Kecamatan Trucuk, Bojonegoro, Minggu (23/07/2023) malam.

Pantauan di lokasi, berbagai ornamen khas negeri tirai bambu seperti lampion serta pernak-pernik bernuansa merah membuat pengunjung seolah berkunjung ke Negera China. Tak hanya itu, sejumlah warga Tionghoa juga turut hadir dalam dan membaur dengan masyarakat lainnya.

Hal ini menunjukkan keragaman budaya dan tolerasi di tengah masyarakat Bojonegoro masih terjaga dengan sangat erat. Selain itu, warga Tionghoa disini juga menjajakan kuliner mulai dari lontong cap go meh, nasi bakmoy, kue ku, onde-onde, hingga lumpia.

Tak hanya itu, ada pula ada pula beberapa pernak-pernik bernuansa Tionghoa di jual di stand. Mulai dari lampion, barongsai, baju, liontin, hingga bandu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bojonegoro, Budiyanto menjelaskan, Bojonegoro Thengul International Folklore Festival di Galeri Bengawan ini juga sebagai wujud menjaga toleransi dan keberagaman di Bojonegoro.

“Kegiatan ini kita buat juga nuansa Mandarin. Sejumlah warga keturunan Tionghoa juga turut serta meramaikan kegiatan ini dan membaur bersama masyarakat lainnya,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, dengan adanya kegiatan Bojonegoro Thengul International Folklore Festival ini, menjadi bukti bahwa di Bojonegoro adalah kota toleransi, kota berkolaborasi, kota yang adem ayem, rukun dan kompak. (Tris)Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *