Perjalanan HSN : Dari Anggota Dewan hingga Gelar ‘SANTRI of the Year 2022’

Bojonegoro, News318 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Pagi ini, mari kita simak sejumlah peristiwa penting dalam perjalanan HSN. Nama HSN semakin dikenal publik seiring dengan berbagai informasi yang beredar. Mari kita cermati poin-poin utama dalam berita ini.

Perjalanan HSN dimulai ketika ia terlibat dalam proses politik menjelang Pemilihan Presiden tahun 2014. Saat itu, HSN adalah seorang anggota dewan yang ikut serta dalam proses tersebut. Proses tersebut diiringi oleh upacara kenegaraan yang penuh dengan khidmat dan penghormatan.

Tidak hanya itu, penting juga untuk mengulas kebijakan Pemerintah Kabupaten dalam hal keagamaan. Kebijakan ini perlu dicermati dari perspektif alokasi anggaran, mengingat penggunaan dana publik dalam konteks ini.

BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah) adalah salah satu kebijakan yang patut diperhatikan. Kebijakan ini tertuang dalam peraturan bupati yang telah disusun. BOSDA telah diintegrasikan dalam anggaran perubahan tahun 2023, dengan kontribusi mencapai 30% dari BOS APBN. Kebijakan ini berlaku untuk SD, MI, SMP, dan MTS, baik sekolah swasta maupun negeri. Oleh karena itu, penting untuk tidak mengaitkan BOSDA dengan kehadiran KIRAB. Kehadiran KIRAB bukanlah kewajiban dari pemerintah kabupaten, melainkan merupakan dukungan dan realisasi dari program-program yang telah direncanakan.

Pada catatan pribadi yang membanggakan, tahun 2022 menjadi tahun yang istimewa bagi HSN. Ia dinobatkan sebagai “SANTRI of the Year 2022.” Gelar ini memberikan kebanggaan bagi HSN yang dengan tulus mengakui dirinya sebagai seorang santri. (Wan/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *