Dekranasda Jatim Meriahkan Parade Mobil Hias Jatim Sarat Budaya dan Sejarah

Uncategorized20 Dilihat

Surabaya,Sidik Nusantara – Usai mengikuti pembukaan HUT Dekranas dan pembukaan expo, Dekranasda Jatim ikut meriahkan lomba parade mobil hias, kriya dan budaya dengan rute stadion Sriwedari hingga Pangkumangkunegara. Total jumlah mobil hias sebanyak 98 unit dari 35 provinsi.

Untuk mobil hias diikuti Dekranasda Provinsi Jatim, Kota Batu, Kota Surabaya, Kota Kediri, Kabupaten Jember dan Kabupaten Nganjuk.

Pj. Ketua Dekranasda Jawa Timur Isye Sri Rahayu Adhy Karyono pun turut menyemarakkan lomba parade mobil hias kriya dan budaya dengan mengenakan busana batik hitam khas Tuban.

Isye menjelaskan, mobil Hias Dekranasda Provinsi Jawa Timur menampilkan sisi hebat dalam sejarah Jawa Timur dengan ikon kemasyuran.

“Kerajaan Majapahit masa keemasan Raja Hayam Wuruk dan Maha Patih Gajahmada dengan sumpah Amukti Palapa untuk mempersatukan Nusantara,” jelasnya.

Secara konstruksi, lanjutnya, tergambar kemegahan bangunan istana kerajaan dan ikon Palapa, dikelilingi ornamen keberagaman sumber daya alam flora dan fauna Jawa Timur serta karya karya seni dan kerajinan rakyat Jawa Timur.

“Bagian depan tampak dua naga bernama antaboga yang merupakan dewa berwujud naga. Dewa ini dikenal baik karena membantu dalam menangkal hama pertanian utamanya tikus,” tuturnya.

Lebih lanjut, Dekranasda Kota Batu menampilkan mobil hias Kereta Kencana yang membawa potensi unggulan produk-produk Kerajinan UMKM. Dihiasi dengan berbagai hasil bumi unggulan produk pertanian yaitu buah apel dan aneka bunga.

“Selain itu ditampilkan juga salah satu peninggalan budaya yang menjadi kebanggan Kota Batu, yakni Prasasti Sangguran. Sebuah prasasti sejarah yang menjadi lambang berdirinya Kota Batu,” tuturnya.

“Selama mengikuti pawai mobil hias, kami mengenakan khas busana batik dari masing-masing daerah,” tutupnya.

Adapun di akhir kegiatan HUT Dekranas, juri memilih 8 pemenang dari Lomba Parade Mobil Hias. Masing-masing, peserta terbaik menerima hadiah piala ibu negara. Peserta terfavorit mendapat piala ketua umum dekranas. Kemudian pemenang juara 1,2,3 serta pemenang juara harapan 1,2,3. (Arso/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *