KABUPATEN MALANG,Sidik Nusantara – Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, terus menunjukkan geliat pembangunan yang signifikan. Fokus utama saat ini tertuju pada pembangunan Koperasi Merah Putih serta optimalisasi potensi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi warga.
Pembangunan Koperasi Merah Putih
Proyek pembangunan Koperasi Merah Putih yang dikerjakan oleh PT Agrinas kini memasuki tahap krusial. Pantauan di lapangan menunjukkan pemasangan material hebel (bata ringan) sudah hampir merata di seluruh bagian bangunan, beriringan dengan pemasangan besi kolom struktur.

Pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Pakis Kembar Muhammad Bisri sebagai kepala desa Jeru, berperan aktif dalam memastikan kelancaran proyek ini, terutama dalam hal pemenuhan infrastruktur pendukung.
Pemberdayaan UMKM.
“Terkait Koperasi Merah Putih, posisi desa adalah mengawasi dan memenuhi keperluan teknis, seperti bantuan penyaluran listrik dan sedot air. Pelaksanaannya oleh PT Agrinas, dan secara jelasnya Pakis Kembar terima selesai,” ujar Muhammad Bisri.selasa ( 20/01/2026 )
Selain infrastruktur, potensi ekonomi kerakyatan di Desa Pakis Kembar sangat menonjol, khususnya di Dusun Tegalwasana. Dusun ini dikenal sebagai sentra pengrajin tahu, di mana mayoritas warganya menggantungkan hidup sebagai produsen tahu.
Pemasaran yang luas telah membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat. Tidak hanya tahu, pengusaha tempe di desa ini juga menjadi andalan dengan jangkauan distribusi hingga ke Pasar Jabung dan Pasar Mantren.
Dalam hal administrasi pertanahan, Desa Pakis Kembar mencatatkan prestasi gemilang melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Saat ini, progres sertifikasi tanah warga telah mencapai 90% dan ditargetkan segera tuntas dalam waktu dekat.
Kepala Desa Pakis Kembar, Muhammad Bisri, menegaskan komitmennya untuk selalu hadir bagi masyarakat dan memastikan arah pembangunan desa berjalan di jalur yang benar.
Di Dusun Tegalwasana, mayoritas adalah pengrajin tahu yang sudah sejahtera. Ada juga pengusaha tempe yang memasok ke pasar-pasar sekitar. Ini sangat mengangkat ekonomi desa yang warganya juga banyak bekerja sebagai petani palawija serta karyawan pabrik.
Beliau juga menambahkan mengenai potensi ekonomi warga, kemajuan desa itu hanya bisa dicapai kalau tata kelola kita sudah berjalan dengan benar.
“Kami sangat senang melihat masyarakat tidak menganggur dan memiliki usaha sendiri,”pungkasnya.
Penulis : Arman
Editor : Akasa Putra













