KABUPATEN MALANG ,Sidik Nusantara – Desa Jeru, Kecamatan Tumpang, terus menunjukkan tren positif dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu program pemerintah yang sedang digarap adalah pembangunan Koperasi “Merah Putih”. Hingga saat ini, progres fisik pembangunan gedung koperasi yang didanai melalui anggaran desa tersebut telah mencapai 60 persen.
Di bawah kepemimpinan Ahmad Saeful Huda, yang kini menjabat di periode kedua, desa ini fokus pada penguatan ekonomi kerakyatan dan penuntasan administrasi pertanahan.selasa (20/01/2026).

“Kami berkomitmen membangun fondasi ekonomi desa yang kuat. Koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak bagi kesejahteraan warga Desa Jeru ke depannya,” ujar Ahmad Saeful Huda.
Geliat UMKM: Dari Keripik Hingga Minuman Herbal
Sektor UMKM di Desa Jeru juga menunjukkan gairah yang luar biasa. Berbagai produk olahan lokal seperti keripik tempe dan keripik pisang telah menjadi produk unggulan yang menonjol. Tak berhenti di situ, inovasi terus dilakukan melalui pelatihan-pelatihan produktif.
Uniknya, gudang garasi milik Kepala Desa dialihfungsikan menjadi tempat pelatihan bagi warga. Saat ini, para anggota UMKM sedang mendalami pembuatan keripik manisa (labu siam) dan keripik labu, serta produksi minuman kesehatan dari kunyit.
“Anggota UMKM sangat semangat karena sejauh ini pemasaran dan proses produksi berjalan lancar. Kami terus mendampingi agar kualitas produk warga bisa bersaing di pasar yang lebih luas,” tambahnya.

Potensi Pertanian yang Melimpah
Secara geografis dan mata pencaharian, Desa Jeru merupakan wilayah agraris yang subur. Mayoritas penduduknya mengandalkan sektor pertanian, terutama pada komoditas:
Tebu
Padi
Sayur-sayuran
Potensi alam ini menjadi pendukung utama stabilitas ekonomi warga desa di samping sektor UMKM yang mulai berkembang pesat.
Terkait administrasi pertanahan, program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Jeru telah mencapai 80 persen. Dari total target, tersisa sekitar 280 bidang tanah (20%) yang masih dalam proses penyelesaian.
Kendala utama di lapangan adalah adanya ketidaksinkronan letak batas tanah serta beberapa berkas yang masih terkendala masalah ahli waris yang belum tuntas di internal keluarga pemohon.
Keterangan Ahmad Saeful Huda menegaskan bahwa fokus utamanya di periode kedua ini beserta staf Kantor Desa Jeru adalah memberikan pelayanan prima bagi seluruh masyarakat.
“Harapan saya sederhana namun mendalam, yaitu memberikan pelayanan terbaik bagi warga. Kami menyadari setiap individu memiliki SDM dan karakter yang berbeda-beda, namun tugas kami adalah merangkul semua pihak demi kemajuan Desa Jeru,” pungkasnya.
Penulis: Arman
Editor: Akasa Putra














