YUA Jatim Bersama Ladon Entertainment Gagas Dialog Interaktif Dorong Sinergi Pariwisata Kota Batu

Daerah, News, Politik35 Dilihat

BATU,Sidik Nusantara – Dialog interaktif yang diselenggarakan Yayasan Ujung Aspal Jawa Timur bersama Ladon Entertainment di Durian Fantasi (Dufan) Kota Batu, Kamis (8/1/2026) siang, berhasil menarik perhatian luas masyarakat.

Kegiatan dengan tema “Tantangan dan Peluang Membangun Kota Batu dari Desa Wisata Berbasis Potensi Alam dan Kearifan Lokal” ini digelar untuk merumuskan strategi pengembangan pariwisata yang inklusif, dengan harapan meningkatkan taraf Kota Batu menjadi kota yang lebih maju dan berkelas.

Saat kegiatan dialog interaktif di Durian Fantasi.

Perwakilan Pokja Peningkatan Status Kota Batu, Adrek Prana, menekankan bahwa peluang membangun Kota Batu melalui desa wisata berbasis potensi lokal sangat besar, asalkan ada sinergi antarpihak.

“Kalau ingin kota Batu itu naik kelas, berkelas, ekonominya tinggi, harus ada sinergi pelaku usaha, masyarakat dan pemerintah merumuskan kota Batu menjadi pariwisatanya maju,” ujarnya.

Ia mengkritik kurangnya wadah pariwisata yang mengakomodasi semua pihak secara optimal, dan menyarankan pembentukan badan pariwisata kota yang melibatkan pengusaha, pemerintah, serta wartawan. “Pengusaha diajak, tokoh-tokoh

Masyarakat diajak ngomong, sementara sampai sekarang belum ada yang ngomong, paket seperti ini juga tidak ada,” jelasnya, menambahkan bahwa pengembangan pariwisata saat ini sering berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang baik.

Dialog ini mendapat dukungan positif dari Anggota DPRD Kota Batu Komisi B, Sujono Juned, yang menegaskan bahwa organisasi pariwisata di Kota Batu sudah ada, termasuk paguyubannya. “Namun demikian, kita mendorong regulasi-regulasi dalam hal ini penguatan desa wisata,” ujarnya.

Juned menambahkan bahwa wisata budaya diharapkan menjadi penyeimbang perkembangan artistik di Kota Batu, dengan potensi desa dimanfaatkan secara sinergis antara pemerintah desa dan swasta.

Pengembangan ini juga diharapkan menjadi sumber pemulihan ekonomi pasca-pandemi COVID-19, berdampak pada PAD desa, pertanian, dan pariwisata. “Batu tetap asri, Batu tetap menjadi pilihan wisatawan di semua kalangan,” tutupnya.

Ketua Yayasan ujung Aspal Jatim, Alex Yudawan, Kegiatan ini menandai langkah konkret untuk mengintegrasikan potensi alam dan kearifan lokal Kota Batu, yang kaya akan destinasi seperti Dufan dan desa-desa wisata.

“Dengan kolaborasi ini, diharapkan Kota Batu dapat bersaing sebagai destinasi pariwisata nasional yang berkelanjutan” Kata dia.

Dalam dialog interaktif itu, kata dia juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Ony Andriyanto, Ketua Apel Kota Batu, Wiweko.

“Selain itu juga dihadiri Mas Dadik ketua Forum desa wisata, Ketua Bumdes desa Tulungrejo, pak Fran Pengamat desa wisata dan juga Pak Yani Pokja peningkatan status kota Batu dan mas Hendy” ujarnya.

Penulis: Akasa Putra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *