Bidang Penataan Ruang DPUPR Ngawi Tinjau Lapangan Lanjutan Terkait Realisasi Pengaduan Masyarakat

Daerah, News59 Dilihat

Ngawi, sidik nusantara – Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan ruang melalui Bidang Penataan Ruang Kembali menindak lanjuti perkembangan realisasi atas laporan warga desa Kandangan dengan PT. Sintec Industri Indonesia, Kamis (19/02/2026).

“Sampai saat ini PT Sintec Industri Indonesia sudah melaksanakan kegiatan-kegiatan termasuk mediasi dengan masyarakat, realisasi aduan masyarakat, dan penanganan-penanganan permasalahan secara teknis itu sudah dilaksanakan. Dan salah satunya tadi kita mungkin akan juga tindak lanjut untuk audensi dengan pemerintah daerah,” terangnya.

Kabid Penataan Ruang Jarod Kusumo Yudo mengatakan, pada inti sebenarnya fungsi FPR ini memediasi antara pengaduan dengan pemohon, sehingga kita menjadi titik tengah, sehingga semua itu berjalan sinergis, kesepakatan dengan masyarakat itu terkait ganti rugi.

“yang dituntut masyarakat salah satunya adalah kegagalan panen itu berapa hitungannya, kemudian luasannya berapa, mungkin tanah-tanah yang rusak berapa. Selain itu juga ada kesepakatan yang diberita acaranya juga tertulis dihargai Rp. 7.000 sesuai keinginan masyarakat dari hasil harga per kilo untuk tanaman dan diberi waktu penyelesaian selama maksimal 7 hari terhitung sejak berita acara tersebut di tandatangi,” jelasnya.

Jarod Kusumo Yudo menambahkan, kalau temuan secara umum tadi ada beberapa yang sebenarnya itu belum sepakat dengan warga. “Jadi ada tuntutan warga yang disitu sudah dilaksanakan mengambil kesepakatan dan, ada yang belum. Nah fungsi kita tadi salah satunya memediasi sehingga hari ini ketemu kesepakatan antara warga dengan PT Sintec Industri Indonesia.

Harapan kita yang pasti, kita sama-sama berharap, dalam artian dari pihak pemerintah daerah juga berharap bahwa investasi itu nanti bukan hanya untuk berfungsi pada PT Sintec Industri Indonesia sendiri, tapi juga berfungsi nanti membuat perkembangan baik pada Kabupaten Ngawi. Jadi sinergis dengan masyarakat, sinergis dengan lingkungan, sinergis dengan ekonomi juga, sehingga nanti kita bisa sama-sama membangun. “Karena tidak ada pembangunan yang berhasil tanpa ada kerjasama seluruh pihak, baik dari pemerintah, swasta, atau masyarakat, dan kita harus bersatu untuk membangun, dan meningkatkan PAD kita bersama-sama,” imbuhnya. (Fir/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *