JKN Jadi Penolong Ikhsan Saat Jalani Masa Liburan

Bojonegoro, News19 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Liburan seharusnya menjadi momen bersantai bersama keluarga. Namun, bagi Ikhsan Nuralim (22), perjalanan liburannya kali ini justru membawa pengalaman berharga. Di tengah perjalanan ke luar kota, kondisi kesehatannya menurun drastis. Berbekal kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), ia akhirnya mendapatkan layanan kesehatan meski berada di luar domisili.

“Saya tidak menyangka akan sakit saat liburan. Badan lemas, kepala pusing, dan demam. Yang terlintas di pikiran, BPJS Kesehatan saya terdaftar di Bojonegoro, apakah bisa digunakan di kota ini? Ternyata saya dilayani dengan sangat baik. Tidak ada penolakan layanan walaupun identitas saya penduduk Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya, Kamis (28/12).

Awalnya, Ikhsan memilih beristirahat di rumah neneknya dan kondisi belum membaik. Dorongan keluarga membuatnya mendatangi Puskesmas terdekat. Ia pun segera bergegas menuju faskes terdekat dengan domisili neneknya.

“Saya langsung bilang ke petugas kalau sedang berlibur. Kartu Indonesia Sehat (KIS) saya tunjukkan dan petugas menjelaskan dengan ramah. Status kepesertaan aktif tidak jadi masalah. Saya pun merasa tenang,” tambahnya.

Warga Desa Bonorejo, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro ini mengaku proses administrasi sangat sederhana. Ia tidak diminta untuk menunjukkan beberapa berkas fotokopi.

“Selain KIS, saya hanya diminta menunjukkan KTP. Saya pikir akan ribet karena bukan warga setempat. Dokternya juga komunikatif, menjelaskan kondisi saya dengan bahasa mudah dipahami. Penanganannya sangat baik dan cepat,” ungkap mahasiswa jurusan elektronika tersebut.

Ikhsan sempat menanyakan apakah JKN bisa digunakan di luar domisili. Dokter menjelaskan, layanan JKN dapat dimanfaatkan hingga tiga kali dalam sebulan di luar daerah, dan dalam kondisi darurat peserta bisa langsung ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Penjelasan itu membuat saya lega. Jujur, saya sangat terbantu menjadi peserta JKN. Jadi, jangan pernah ragu untuk menjadi pesertanya. Manfaat yang diberikan luar biasa,” katanya.

Pengalaman ini membuat Ikhsan semakin sadar pentingnya JKN. Menurutnya, selain meringankan biaya pengobatan juga memberikan rasa aman.

“Saat jauh dari rumah dan sakit, saya tetap terlindungi. Kalau tidak ada BPJS Kesehatan, mungkin saya akan menunda berobat karena memikirkan biaya,” ujarnya.

Sejak kejadian itu, Ikhsan rajin membuka Aplikasi Mobile JKN untuk mencari informasi. Ia pun berkomitmen membayar iuran tepat waktu.

“Ternyata banyak fitur yang membantu, terutama saat berada di luar daerah. Prosedurnya mudah, tidak berbelit. Liburan pun jadi tenang dengan rasa aman. Terima kasih BPJS Kesehatan. Semoga keberlangsungan programnya akan selamanya hadir,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *