Kisah Nadira Menjaga Keaktifan JKN Menjelang Ramadhan

Bojonegoro, News56 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Menjelang datangnya bulan suci Ramdhan, setiap orang memiliki cara tersendiri untuk mempersiapkan. Ada yang fokus pada kebutuhan spiritual, menata ulang pola hidup serta mempersiapkan kelancaran ibadahnya. Hal ini pun berlaku pula bagi Nadira Aucella (22), warga asli Desa Punggur, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Nadira tidak ingin kehilangan momen indahnya menyambut bulan penuh berkah. Ia pun memastikan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) nya tetap aktif.

“Bagi saya, Ramadhan bukan hanya soal menahan lapar dan haus. Namun bagaimana memastikan rangkaian ibadah dijalani dengan tenang. Langkah kecil saya salah satunya adalah memastikan status kepesertaan JKN aktif. BPJS sebelum Ramadhan dimulai. Menurut saya, hal ini adalah sebagai bentuk ikhtiar agar ibadah dapat berlangsung tanpa khawatir,” ceritanya, Rabu (18/02).

Nadira pun menceritakan jika ia pernah mempunyai pengalaman pribadi di bulan penuh berkah. Ia mengakui jika perlindungan kesehatan sangat penting untuk digunakan setiap saat.

“Saya pernah merasakan langsung betapa pentingnya memiliki jaminan kesehatan yang siap digunakan kapan saja. Beberapa bulan lalu, saya mengalami gangguan lambung di awal Ramadhan. Beruntung sekali status kepesertaan aktif saya aktif. Proses berobat pun menjadi lebih mudah dan tidak ribet. Seluruh biaya pengobatan sepenuhnya dijamin dan tidak ada tambahan. Selanjutnya, pengalaman itu membuat saya semakin yakin bahwa kesehatan adalah bagian dari persiapan paling utama sebelum memasuki bulan penuh berkah,” katanya.

Kini, setiap menjelang Ramadhan, Nadira rutin memastikan status kepesertaannya melalui Aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, hal itu sangat mudah dilakukan dimana saja dan kapan saja.

“Setiap peserta JKN menurut saya wajib untuk mengunduh Aplikasi Mobile JKN. Kita juga tidak perlu datang ke kantor BPJS Kesehatan. Jika sedang tidak sempat membuka aplikasi, bisa menghubungi layanan WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165 atau menelpon Care Center 165. Layanannya selalu responsif memberikan informasi kepesertaan. Fitur-fitur didalamnya membuat peserta merasa lebih aman dan terlindungi,” jelasnya.

Nadira juga berpendapat jika keaktifan kepesertaan bukan hanya soal berjaga-jaga jika sakit. Menurutnya pelayanan kesehatan akan dibutuhkan sewaktu-waktu.

“Saya ingin menjalani ibadah ini dengan tenang dan tanpa khawatir. Ramadhan identic dengan perubahan pola makan, tidur dan aktivitas. Terkadang tubuh tidak langsung bisa beradaptasi. Selanjutnya, ketika tubuh mendapat perhatian yang baik maka ibadah pun akan berlangsung optimal. Ibarat kata, sedia payung sebelum hujan,” tegasnya.

Tidak lupa, Nadira juga mengatur ritme pola makan dan memastikan bahan makanan empat sehat lima sempurna. Ia tetap mengupayakan kesehatan sebagai prioritas utama.

“Bagi saya, sehat adalah modal dasar untuk bisa menyambut Ramadhan dengan penuh semangat. Saya pun berterima kasih pada BPJS Kesehatan atas kemudahan aksesnya. Zaman yang modern ini membuat layanan JKN semakin terdepan. Hal ini membuat saya yakin bahwa menjaga kesehatan tidak harus rumit. Cukup dengan mengecek status kepesertaan secara berkala. Langkah preventif ini semakin berarti dan saya puas menjadi pesertanya,” tuturnya.

Diakhir pertemuan, Nadira mengajak seluruh peserta JKN untuk memastikan kepesertaannya aktif. Ia pun berharap agar program JKN dapat berlangsung lama.

“Menjelang Ramadhan tahun ini, saya kembali mengingatkan diri sendiri. Persiapan terbaik bukan hanya yang terlihat dari luar, tetapi juga kesiapan fisik dan mental. Memastikan BPJS Kesehatan aktif adalah bagian kecil yang sering terlupakan. Tanpa kita sadari, dampaknya besar saat kita membutuhkan. Semoga program ini akan terus berkelanjutan,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *