Mobile JKN Hadirkan Kepastian dan Kemudahan bagi Peserta di Desa

Bojonegoro, News124 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Winarti (34) tidak pernah membayangkan jika proses berobat sekarang dengan memanfaatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sangat mudah. Warga Desa Kaliombo, Kecamatan Purwosari ini telah menjadi pesertanya selama beberapa tahun. Ia merasakan kesederhanaan administrasinya membuat nyaman. Winarti pun mengaku ia tidak perlu lagi memperbanyak fotokopi berkas. Kepuasannya menjadi bertambah manakala kerumitan di faskes tidak ia jumpai.

“Dulu jika akan berobat pasti sudah panik terlebih dahulu. Dokumen harus lengkap mulai dari fotokopi KTP dan kartu JKN. Selain itu berkas-berkas tambahan yang terkadang membuat proses pendaftaran cukup memakan waktu. Alhamdulillah sekarang ada perubahan. Berobat hanya dengan menunjukkan KTP sudah langsung dilayani. Kemudahan ini sangat membantu terutama bagi masyarakat desa. Saya pun juga tidak lagi membawa semua kelengkapan itu. Layanan JKN telah menghadirkan kemudahan dan jauh lebih praktis,” jelas ibu dua orang anak ini saat ditemui Selasa (24/02)

Selanjutnya, Winarti juga merasakan betul layanan JKN ketika ia harus bepergian keluar kota. Saat itu ia berniat mengunjungi keluarganya dan menetap disana. Selanjutnya tanpa disadari, kondisi kesehatannya menurun.

“Ketika itu saya mengunjungi keluarga yang berdomisili di luar kota. Namun tiba-tiba kesehatan saya menjadi menurun. Tanpa menunggu waktu lama, saya berobat ke faskes yang terdekat. Ternyata tidak ribet sama sekali proses administrasinya. Saya hanya menunjukkan KTP dan langsung ditangani,” katanya.

Winarti juga mengungkapkan jika ia memanfaatkan aplikasi Mobile JKN. Menurutnya, layanan informasinya memberikan banyak kemudahan.

“Kita tidak tahu kapan datangnya sakit. Terlebih jika dokter sudah menyarankan untuk rawat inap. Ternyata, ketersediaan kamar rawat inap dan jadwal operasi dapat dipantau melalui aplikasi tersebut. Tinggal dibuka saja aplikasinya dan semua informasinya kelihatan. Berobat saja juga ada firut antrean onlinenya. Sangat mudah digunakan dan tidak ribet. Kehadiran aplikasinya mampu memberikan rasa aman dan kepastian,” terangnya.

Winarti yang awalnya tidak terlalu akrab dengan aplikasi digital kini justru merasa mempermudah hidupnya. Ia mempelajari cara menggunakannya dengan dibantu anaknya.

“Lama-lama saya menjadi terbiasa dan merasa lebih mandiri dalam mengakses aplikasi tersebut. Tinggal buka Handphone (HP), informasi layanan JKN cepat untuk didapatkan. Aplikasi ini bukan sekadar program jaminan kesehatan. Menurut saya sebagai payung pengamanan keluarga. Pelayanannya semakin mudah dan menenangkan pesertanya. Apalagi biaya pengobatan terasa sangat ringan dan tidak ada tambahan biaya. Kami sebagai pesertanya merasa sangat dihargai. Semoga layanan JKN semakin baik sampai ditingkat pelosok desa,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *