Pimpinan Lapas Bojonegoro Raih Penghargaan Angling Dharma PWI Award 2026

Bojonegoro, News1109 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Bojonegoro, Harry Winarca, menerima penghargaan Angling Dharma PWI Award dalam kategori Pimpinan Lembaga atas Komitmen dan Kinerja Terbaik dalam Pelayanan Hukum, Pembinaan Warga Binaan, dan Keterbukaan Komunikasi Publik terhadap Insan Pers.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI Bojonegoro, Sasmito Anggoro, dalam acara yang berlangsung di Aula Angling Dharma Pemkab Bojonegoro pada Jumat, 27 Maret 2026.

Kategori penghargaan ini ditetapkan berdasarkan sejumlah indikator penilaian dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), yang mencakup aspek kepemimpinan, pelayanan publik, pembinaan warga binaan, serta keterbukaan informasi kepada media.
Di bawah kepemimpinan Harry Winarca, Lapas Bojonegoro dinilai konsisten melakukan razia rutin sebagai langkah pencegahan dan pemberantasan peredaran barang terlarang seperti handphone ilegal, praktik pungutan liar, dan narkoba. Selain itu, ia juga berhasil menciptakan lingkungan lapas yang bersih, aman, dan tertib.

Tak hanya itu, peningkatan kualitas pelayanan kepada keluarga warga binaan serta keterbukaan komunikasi publik terhadap insan pers menjadi nilai tambah yang mengantarkan penghargaan ini.
Dalam keterangannya, Kalapas Bojonegoro Harry Winarca menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diterimanya.

“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh jajaran Lapas Bojonegoro yang telah bekerja keras dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk insan pers,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus konsisten dalam menciptakan lingkungan lapas yang bersih dari peredaran barang terlarang serta meningkatkan transparansi dalam pelayanan publik.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga lapas tetap aman, tertib, dan bebas dari praktik-praktik yang melanggar aturan, serta membuka ruang komunikasi yang baik dengan media sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik,” tambahnya.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua PWI Jawa Timur Lutfil Hakim, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Sri Wahyuni, serta jajaran Forkopimda dan OPD terkait.

Penghargaan ini diharapkan menjadi dorongan positif bagi Lapas Bojonegoro untuk terus berinovasi dalam pelayanan pemasyarakatan yang humanis, transparan, dan berintegritas. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *