Kartini Masa Kini Manfaatkan JKN untuk Jaga Kesehatan Diri dan Keluarga

Bojonegoro, News198 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Peringatan Hari Kartini setiap tanggal 21 April menjadi momentum refleksi penting bagi perempuan. Peran pentingnya dalam setiap lini kehidupan menjadi nyawa kebahagiaan dalam keluarganya. Termasuk didalamnya adalah menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitarnya. Sejalan dengan semangat Kartini yang memperjuangkan harkat dan kesejahteraan perempuan, BPJS kesehatan terus menunjukkan kepeduliannya. Layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah menjadi fokus utama guna menjamin kesehatan seluruh kaum hawa.

Sebagai penyelenggara JKN, BPJS Kesehatan menghadirkan beragam manfaat layanan. Salah satunya adalah secara nyata mendukung upaya pencegahan dan deteksi dini penyakit pada perempuan. Layanan skrining IVA dan Pap Smear menjadi langkah penting untuk mencegah dan mendeteksi dini kanker serviks. Kepedulian ini dirasakan langsung oleh peserta JKN yaitu Wiwik Tempaka (68).

“Salah satu layanan yang sangat saya rasakan manfaatnya adalah Skrining Riwayat Kesehatan. Skrining ini menjadi upaya awal untuk mendeteksi penyakit kronis sejak dini. Layanan ini dapat dilakukan setahun sekali bagi peserta BPJS Kesehatan berusia di atas 15 tahun. Kemudahan aksesnya tidak ribet dan menjadi nilai tambah kepuasan peserta. Melalui Aplikasi Mobile JKN, Chat WhatsApp PANDAWA di nomor 08118165165, layanan tersebut dapat diakses. Selain itu, peserta dapat datang langsung melalui Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar,” ujarnya, Jumat (24/04).

Menurut Wiwik, penyakit ini masih menjadi ancaman serius terutama bagi perempuan Indonesia. Ia pun berupaya untuk meningkatkan pola hidup sehatnya dan menjadi contoh bagi keluarganya.

“Kita tidak tahu kapan datangnya sakit. Dua anak perempuan saya, telah saya pastikan menjadi peserta JKN. Mereka juga tidak lupa untuk melakukan skrining riwayat kesehaan untuk deteksi dini. Misalnya saja seperti penyakit kanker payudara yang juga masih menjadi ancaman serius. Kami bertiga lerap datang ke FKTP untuk memanfaatkan layanan promotif dan preventif dari BPJS Kesehatan. Menurut saya bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga kesehatan keluarga. Sehingga sudah seharusnya perempuan mendapatkan akses layanan kesehatan yang mudah dan menyeluruh,” tutur warga Desa Campurejo, Kabupaten Bojonegoro ini.

Wiwik pun menambahkan jika setiap peserta JKN wajib untuk mengetahui kondisi sejak awal. Menurutnya, pesrta dapat segera melakukan langkah pencegahan.

“Menjadi ibu yang sehat jiwa dan raga, tentunya menjadi dambaan. Sebagai perempuan dan ibu, saya merasa ini sangat penting. Secara tidak langsung, kesehatan seorang ibu khsususnya berpengaruh langsung pada keluarga. Jika ibu sehat, maka keluarga pun lebih terlindungi. Melalui momentum Hari Kartini ini, saya mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk semakin sadar akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat. Mulai dari menjaga pola makan seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, hingga memanfaatkan layanan skrining kesehatan yang telah disediakan. Perempuan, khususnya para ibu, merupakan garda terdepan dalam membentuk kebiasaan hidup sehat di lingkungan keluarga,” ungkapnya.

Di akhir kesempatan, Wiwik menyampaikan apresiasi dan harapan. Menurutnya, layanan JKN yang banyak manfaatnya dapat berlangsung lama.

“Saat ini hampir seluruh Masyarakat telah terdaftar menjadi peserta JKN. Saya mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan atas layanannya yang terus berkembang dan mudah diakses. Harapannya, BPJS Kesehatan dapat terus meningkatkan kualitas layanan dan sosialisasi. Kaum perempuan, khususnya semakin sadar akan pentingnya pencegahan dan pemeriksaan kesehatan sejak dini. Bersama JKN, semangat Kartini akan terus hidup dalam menjaga kesehatan seluruh kaum perempuan,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *