Bojonegoro, sidik nusantara – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menghadiri kegiatan penyaluran bantuan pangan gratis yang digelar di Pondok Pesantren Al Falah Pacul, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (10/4/2026). Agenda tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, bersama jajaran pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta para santri dan warga sekitar.
Dalam kunjungannya, Menko Pangan turut didampingi oleh Neng Farah, cucu dari KH Wahab Hasbullah, salah satu tokoh pendiri Nahdlatul Ulama. Kehadiran keluarga besar NU ini semakin memperkuat nuansa kebersamaan dalam kegiatan sosial tersebut.
Acara yang berlangsung di halaman pesantren berjalan tertib dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Ratusan paket bahan pangan disalurkan kepada santri dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga ketersediaan serta stabilitas harga pangan, sekaligus memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Ia menekankan pentingnya peran pesantren dan masyarakat kecil dalam kebijakan pangan nasional.
“Pemerintah terus berupaya agar pangan tetap tersedia dan terjangkau. Program ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membantu masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Nurul Azizah menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Bojonegoro, khususnya kalangan pesantren. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperkuat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dari pihak pesantren, pengasuh Ponpes Al Falah Pacul, Gus Tamam, mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan terhadap pesantren tidak hanya membantu kebutuhan santri, tetapi juga menjadi pengakuan atas kontribusi pesantren dalam bidang sosial dan pendidikan.
Di sisi lain, sejumlah pengamat menilai bahwa program bantuan pangan gratis perlu dibarengi dengan kebijakan jangka panjang yang lebih terarah, seperti penguatan ekonomi lokal, stabilisasi harga hasil pertanian, serta dukungan berkelanjutan bagi petani. Hal ini dinilai penting agar bantuan tidak bersifat sementara, melainkan mampu mendorong kemandirian pangan.
Kegiatan berlangsung lancar dengan pengamanan dari aparat setempat. Usai penyerahan bantuan secara simbolis, rombongan juga meninjau langsung proses distribusi kepada para penerima.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat, sekaligus memperluas manfaat program ketahanan pangan, khususnya bagi warga di Kabupaten Bojonegoro. (Cat/Red)














