Moment Eid Al – Adha Indahnya Berbagi ; SDN 01 Gading Kulon Sembelih 9 Kambing

Daerah, News, Peristiwa1088 Dilihat

MALANG KABUPATEN, Sidik Nusantara –  Dalam perayaan Eid Al-Adha, umat Islam juga dapat mempraktikan nilai-nilai spiritual. Dengan melakukan shalat Eid dan melakukan kurban hewan, umat Islam dapat memperkuat iman dan ketaatan kepada Allah, dan juga memperoleh pahala dan keberkahan.

Secara keseluruhan, perayaan Eid Al – Adha adalah perayaan yang sangat penting dalam kalender Islam. Perayaan ini memperingati kesabaran dan ketaatan Nabi Ibrahim, dan juga memperingati pentingnya berbagi, menyantuni, dan memperkuat ikatan keluarga dan komunitas.

Sangat antusias sekali, saat akan dimulai penyembelihan hewan kurban.

Moment Eid Al-Adha Idul Kurban, SD Negeri 01 Gading Kulon Kec. Dau, Kab.Malang ini sembelih 9 kambing kurban, yang dilaksanakan di pelataran sekolah, Sabtu (30/5/2026) pagi.

Dalam kesempatan itu, Kepala SD Negeri 01 Gading Kulon, Sundari, S.Pd.I., M.A menuturkan, kegiatan dimulai jam 06.30 WIB semua Dewan Guru ikut terlibat, siswa ikut membantu yaitu kelas V dan VI saja, dan dibantu 2 wali murid.

“Bagi siswa kelas I samai kelas IV, mereka mengikuti kegiatan ekskul dan pelajaran seperti biasa. Akan tetapi siswa membawa peralatan yang diperlukan untuk kegiatan, peralatan yang dibawa itu diatur tiap kelas diantaranya yaitu, peralatan seperti pisau, kapak, nampan, keranjang, talenan, ember dan timbangan digital,” tuturya sembari tersenyum ramah.

Tampak kompak, saling membantu dan semangat rasa gorong yang tinggi.

Dijelaskan pula, 9 kambing kurban 4 kambing dari luar sekolah atau donatur, 5 kambing lagi dari guru dan siswa sekolah. Dari 9 kambing tersebut ternyata menghasilkan 155 paket daging kurban yang dibagikan kepada 104 seluruh siswa, 10 tenaga pendidik dan kependidikan dan warga sekitar dilingkungan sekolah.

“kegiatan selesai menjelang adzan dhuhur, setelah shalat dhuhur berjamaah dan pembagian daging kurban. Tidak lupa sebelum pulang siswa ikut membantu membersihkan, dan merapikan tempat kegiatan. Selain itu siswa juga mempersiapkan kelas, karena Selasa 2 Juni 2026 bagi siswa kelas I samai V akan melaksanakan PSAT (Penilaian Sumatif Akhir Tahun),” ucapnya dengan sabar.

Meskipun demikian, penyembelihan hewan kurban bukan hanya ibadah “Hablum Minallah”, kurban juga merajut ukhuwah “Basyariah”. Menjadi toleran itu berarti kita taat pada agama kita sendiri, sekaligus memberikan ruang dan rasa aman bagi orang lain untuk menjalankan keyakinannya.

“Sekolah kami adalah miniatur kecil dari Indonesia yang majemuk. Kami memiliki siswa yang beragam kepercayaannya, yaitu beragama Islam, Kristen dan Buddha. Kebetulan di Moment Eid Al-Adha ini sangat indah, hari ini kami merayakan Idul Adha, dan besok saudara-saudara kita umat Buddha merayakan Waisak.” jelasnya.

Guru senior ini menambah, didalamnya moderasi beragama itu nyata kami terapkan, bukan sekadar teori di kelas saja. Dalam kegiatan kurban hari ini, seluruh siswa termasuk yang beragama lain non muslim juga ikut merasakan kegembiraannya.

“Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, kegiatan kurban di SDN 1 Gading Kulo berjalan lancar, meriah dan insyaAllah berkah. Perolehan 9 kambing dari shohibul Kurban baik itu dewan guru dan juga donatur merupakan bentuk rasa syukur dan ketaatan kita kepada Allah SWT, juga sebagai bentuk kesalehan sosial dan spiritual, semoga kurban diterima di sisi Allah SWT,” bebernya.

Selain itu ia juga berharap, semoga dengan kegiatan kurban di sekolah ini dapat memberikan edukasi dan praktik yang nyata, kegiatan agama bagi siswa siswi memberikan kebahagiaan dan kesan yg mendalam bahwa perintah agama tidak sekedar dihafalkan tetapi juga dipraktikkan dengan penuh ketulusan dan niat yang ikhlas sebagai bentuk ketundukkan kita kepada Alloh SWT.

“Dalam proses pembagian atau distribusi daging kurban, kami tidak membeda-bedakan. Semua warga sekolah dan masyarakat sekitar kita bagi rata. Lintas agama ini adalah bentuk konkret bahwa indahnya berbagi dan kebersamaan universal,” tambahnya.

Sementara itu, Komite SD Negeri 01 Gading Kulon, Martono juga menuturkan, alhamdulillah ditahun ini kami sangat terharu sekaligus bangga dapat menyembelih 9 kambing. Yang terkumpul ini adalah buah dari sinergi yang indah antara ketulusan para donatur dan antusiasme luar biasa dari siswa-siswi.

“Bagi kami di SDN 1 Gading Kulon, kurban ini bukan sekedar rutinitas tahunan. Ini adalah ruang kelas yang hidup, tempat siswa belajar sekecil apa pun partisipasi yang mereka berikan jika digabungkan bersama, akan membawa dampak yang sangat besar dan bisa dirasakan oleh semua orang, lintas iman dan golongan,” tuturnya.

Diwaktu yang sama, Guru Agama Islam, Nurwildani SPd ikut menyampaikan, tentunya sebagai guru pendidikan Agama Islam, saya selalu mengajarkan kepada siswa bahwa Islam adalah Rahmatan lil ‘Alamin – rahmat bagi seluruh alam, bukan hanya untuk golongan kita sendiri.

“Dibulan Mei tahun ini sungguh istimewa, seolah semesta sedang memberikan ruang kelas yang nyata bagi kita semua untuk belajar tentang indahnya perbedaan. Di SD Negeri 01 Gadingkulon, keberagaman ini adalah berkah. Saat kami membagikan daging kurban hari ini, tidak ada sekat agama disana. Semua merasakan kegembiraan yang sama. Pernyataan penutup dari saya ; Menjadi Muslim yang baik tidak diukur dari seberapa besar perbedaan yang kita lihat, melainkan seberapa besar manfaat dan ketenangan yang bisa kita tebarkan untuk lingkungan sekitar,” pungkasnya.

Penulis : Akasa Putra.

Editor : Akasa Putra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *