Disparpora Ngawi, Hadiri Wastra Batik Festival Tahun 2026 Di Bojonegoro

Daerah, News34 Dilihat

Ngawi, sidik nusantara – Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga melalui Bidang Ekonomi Kreatif Kabupaten Ngawi menghadiri Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026 di Bojonegoro. Dalam keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas promosi produk ekonomi kreatif Kabupaten Ngawi, khususnya subsektor fashion dan kriya batik, sekaligus membangun jejaring dengan pelaku usaha, komunitas, serta pemangku kepentingan ekonomi kreatif dari daerah lain.

Kegiatan Bidang Ekonomi Kreatif berkolaborasi dengan Batik Widi Nugraha dan Batik Gendis menyiapkan materi pameran, penataan stand, penyajian produk, serta penyampaian informasi kepada pengunjung mengenai karya batik dan potensi ekonomi kreatif Kabupaten Ngawi.

“Kehadiran dua pelaku batik tersebut memberikan gambaran nyata mengenai kreativitas, kualitas, dan kemampuan pelaku usaha lokal dalam mengembangkan produk wastra yang memiliki nilai seni sekaligus nilai ekonomi,” terangnya

Kepala Disparpora Wiwin Purwaningsih mengatakan, pameran menjadi ruang untuk memperoleh tanggapan langsung terhadap tampilan dan karakter produk, bertukar informasi mengenai trend pengembangan batik, serta mempelajari cara penyajian dan promosi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan daya saing produk ekonomi kreatif Kabupaten Ngawi. Selain mengikuti pameran, perwakilan Kabupaten Ngawi juga berpartisipasi dalam lomba fashion yang menjadi bagian dari rangkaian festival. Keikutsertaan ini ditujukan untuk menampilkan batik tidak hanya sebagai kain tradisional, tetapi juga sebagai bahan fesyen yang kreatif, modern, dan memiliki peluang pasar yang luas.

“Berdasarkan hasil penilaian, alhamdulillah peserta dari Kabupaten Ngawi berhasil meraih Juara Harapan II, capaian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kreativitas karya yang ditampilkan dan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas desain, penataan busana, serta kesiapan mengikuti kegiatan serupa,” jelasnya

Wiwin Purwaningsih menambahkan, untuk hasil yang di peroleh dari kegiatan ini yaitu, Pertama produk dan potensi batik Kabupaten Ngawi memperoleh ruang promosi pada kegiatan tingkat antardaerah melalui partisipasi dalam pameran. Kedua terbangun kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Batik Widi Nugraha dan Batik Gendis dalam memperkenalkan karya pelaku ekonomi kreatif. Ketiga tim memperoleh pengalaman, referensi, dan masukan mengenai penyajian produk, tren fesyen batik, serta strategi promosi pada sebuah festival. Keempat partisipasi dalam lomba fashion menghasilkan prestasi Juara Harapan II yang dapat digunakan sebagai dorongan untuk pengembangan karya berikutnya. Dan terakhir Terbuka peluang penguatan jejaring dan kerja sama promosi dengan pelaku ekonomi kreatif maupun peserta kegiatan dari wilayah lain. (Fir/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *