Kirim 14 Atlet, PSHT Kota Batu Raih Emas di Malang Championship 6

Daerah, News, Olah Raga316 Dilihat

BATU, Sidik Nusantara – Kontingen Persaudaraan Setia Hati Terate / PSHT Kota Batu, turut ambil bagian dalam ajang bergengsi, Kejuaraan Pencak Silat “Malang Championship 6”. Kejuaraan tersebut digelar di GOR Kenarok Malang, Sabtu (25/7/2026).

PSHT Kota Batu memberangkatkan, 14 atlet yang berasal dari 1 komisariat dan 2 rayon, yaitu Komisariat Bani Salim Sapari, Rayon Temas, dan Rayon Oro-oro Ombo.

Pose bersama seluruh official PSHT Kota Batu.

Para atlet yang bertanding, mulai dari kategori usia dini hingga dewasa itu didampingi oleh 7 orang official serta orang tua masing-masing peserta selama kejuaraan berlangsung.

Dukungan Orang Tua Jadi Energi Tambahan

Keterlibatan orang tua sengaja dihadirkan untuk memberikan dukungan moral dan semangat tambahan bagi para atlet agar dapat tampil maksimal di arena.

“Partisipasi ini menjadi bukti komitmen PSHT Kota Batu dalam membina generasi muda melalui olahraga pencak silat. Kami berharap para atlet dapat mengharumkan nama Kota Batu, dan mengamalkan nilai-nilai luhur PSHT di arena pertandingan,” ujar salah satu perwakilan official.

Malang Championship 6 ini, merupakan salah satu kejuaraan pencak silat bergengsi di Jawa Timur yang diikuti ratusan pesilat dari berbagai perguruan.

Siswa SD Songgokerto 02 Raih Emas

Dari 14 atlet yang diberangkatkan, salah satunya berhasil mempersembahkan prestasi membanggakan. Fatihuddin Fawwaz, siswa SD Negeri Songgokerto 02 Kelas VI, ini ia berhasil meraih, Juara I dan mendapatkan medali emas.

“Alhamdulillah, saya merasa senang sekali bisa menjadi juara dan mendapatkan medali emas. Semoga ke depannya saya bisa berlatih lebih giat lagi, sehingga ditingkat berikutnya bisa menjadi juara,” tutur Fawwaz.

Anak dari pasangan Sigit Panca Andrianto dan Hanifa ini berharap prestasinya dapat memotivasi teman-teman pesilat lainnya di Kota Batu untuk terus berlatih dan berprestasi.

“Keikutsertaan PSHT Kota Batu di Malang Championship 6, diharapkan menjadi langkah awal lahirnya atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga menjunjung tinggi sportivitas dan nilai persaudaraan,” pungkasnya.

Penulis : Akasa Putra.

Editor : Akasa Putra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *