Bojonegoro, sidik nusantara – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi mengisi lima jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT Pratama) yang sebelumnya mengalami kekosongan. Pengisian jabatan tersebut dilakukan setelah seluruh tahapan seleksi terbuka selesai dilaksanakan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, di Ruang Angling Dharma, Gedung Pemkab Bojonegoro, Selasa (7/7/2026). Pada kesempatan yang sama, Bupati juga merotasi sejumlah pejabat administrator di lingkungan pemerintah daerah.
Pelantikan lima pejabat tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 821.2/0109/412.301/2026 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
Adapun pejabat yang dilantik meliputi Dilli Tri Wibowo, A.P., M.M., sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Sebelum menduduki jabatan tersebut, ia menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah.
Selanjutnya, Heru Wicaksi, S.STP., M.M., dipercaya memimpin Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setelah sebelumnya bertugas sebagai Wakil Direktur SDM dan Pendidikan RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo. Sementara Arif Afandy, S.Kom., M.S., yang sebelumnya menjabat Sekretaris KPU Bojonegoro, kini mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Selain itu, Moh Akhmadi, A.P., yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, mendapat promosi menjadi kepala dinas. Sedangkan Laela Nor Aeny, S.E., M.M., yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah, kini resmi memimpin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro.
Tidak hanya mengisi jabatan pimpinan tinggi, Bupati juga menetapkan mutasi pejabat administrator melalui Keputusan Bupati Nomor 821.2/0110/412.301/2026. Rotasi tersebut mencakup sejumlah posisi di sektor kesehatan, terutama rumah sakit daerah, serta pengisian beberapa jabatan kepala sekolah yang masih kosong.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa penyegaran organisasi merupakan bagian dari upaya meningkatkan kinerja birokrasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bojonegoro.
“Saya berharap para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas serta tanggung jawabnya dengan sebaik-baiknya,” ujar Setyo Wahono.
Sebelumnya, Panitia Seleksi (Pansel) telah mengumumkan hasil akhir seleksi terbuka JPT Pratama dengan menetapkan tiga peserta terbaik untuk masing-masing dari lima jabatan yang diperebutkan. Pengumuman tersebut tertuang dalam Nomor 024/PANSEL.JPTP-BJN/2026 tentang Hasil Akhir Seleksi Terbuka dan Kompetitif Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bojonegoro, Hari Kristianto, sebelumnya menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, objektivitas, dan kompetisi yang sehat.
“Seluruh proses seleksi telah melalui berbagai tahapan secara terbuka, objektif, dan kompetitif,” ujar Hari Kristianto. (Gal/Red)














