Wali Murid SD Plaosan Keluhkan Menu MBG dari SPPG 1 Babat Belum Matang

Daerah, News222 Dilihat

Lamongan, sidik nusantara – Program penyediaan makanan bergizi gratis yang disalurkan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 1 Babat mendapat sorotan dari sejumlah wali murid di Desa Plaosan, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Keluhan tersebut muncul setelah menu ayam goreng tepung yang dibagikan kepada siswa SD Plaosan pada Rabu (26/8/2026) diduga belum matang secara sempurna. Sejumlah orang tua mengaku menemukan bagian daging ayam yang masih mengeluarkan darah.

Salah seorang wali murid siswa kelas 2 SD Plaosan yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, anaknya enggan menyantap makanan yang diterima di sekolah. Porsi makanan tersebut kemudian dibawa pulang dan diperlihatkan kepada orang tuanya.

Menurutnya, anak tersebut menolak memakan ayam goreng karena melihat adanya darah segar pada bagian daging. Padahal, menu ayam goreng tepung tersebut merupakan salah satu makanan yang biasanya disukai anaknya.

“Anak saya tidak mau memakannya karena melihat ada darah segar di daging ayam. Padahal biasanya dia suka sekali ayam kentucky,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Ia menyebut, keluhan serupa juga disampaikan sejumlah wali murid lainnya. Persoalan tersebut bahkan ramai diperbincangkan dalam grup WhatsApp Pos 4 Desa Plaosan.

“Ternyata bukan hanya anak saya. Di grup WhatsApp juga ada beberapa orang tua yang menyampaikan keluhan yang sama terkait ayam yang dibagikan,” tambahnya.

Terkait informasi tersebut, pihak SD Plaosan mengaku belum menerima laporan secara resmi dari para wali murid. Perwakilan sekolah, Syakoni, mengatakan pihaknya menyayangkan apabila makanan yang dibagikan kepada siswa benar-benar dalam kondisi belum matang.

“Sampai saat ini saya belum menerima laporan resmi. Namun, apabila informasi itu benar, tentu sangat disayangkan,” kata Syakoni.

Sementara itu, awak media masih berupaya meminta penjelasan dari pengelola dapur SPPG 1 Babat mengenai keluhan tersebut. Kepala SPPG Tiara dan Asisten Lapangan (Aslap) Yusuf telah dihubungi melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan resmi.

Media ini akan membuka ruang hak jawab dan akan memperbarui informasi apabila pihak SPPG 1 Babat memberikan klarifikasi terkait keluhan wali murid mengenai menu makanan yang diduga belum matang tersebut. (Wan/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *