SidikNusantara.com, Bojonegoro – Personel Babinsa dari Posramil 15/Margomulyo Kodim 0813 Bojonegoro, Serda Didik Eko Setiawan, terus bergerak melakukan pemantauan intensif di lokasi bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda kawasan hutan Dusun Matar, Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi munculnya titik api baru pasca-kebakaran yang terjadi pada Minggu, 13 September 2026 kemarin.
Pemantauan langsung di lapangan ini dilaksanakan pada Senin (14/9/2026) mulai pukul 13.25 WIB, dengan menggunakan perangkat GPS pemetaan, Serda Didik Eko Setiawan menyisir titik koordinat -7.30906°, 111.4425° untuk memverifikasi kondisi terkini lahan yang terdampak.
Dari total luas area hutan sekitar 5 hektare di lokasi tersebut, area vegetasi yang hangus terbakar dilaporkan mencapai 1,5 hektare.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, insiden kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembersihan lahan menggunakan metode pembakaran daun jati kering oleh petani setempat demi membuka area pertanian baru.
Saat pemantauan berlangsung, status kebakaran dipastikan aman dan api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya. Lahan bekas terbakar tersebut kini berada dalam pengawasan ketat petani penggarap.
Jajaran TNI Posramil Margomulyo 0813-15/Margomulyo memastikan lokasi kejadian berada cukup jauh dari pemukiman warga, sehingga tidak menimbulkan ancaman langsung maupun gangguan asap bagi aktivitas masyarakat sekitar.
Jajaran TNI Kodim 0813 Bojonegoro ini juga tak henti-hentinya memberikan imbauan kepada masyarakat, dan para petani untuk menghentikan praktik pembakaran lahan secara sembarangan.
“Kami juga mengimbau agar para petani agar tidak lagi menggunakan metode bakar lahan secara sembarangan, terlebih di tengah kondisi cuaca kering yang rawan memicu meluasnya kobaran api secara tak terkendali. Mari bersama menjaga kelestarian lingkungan, serta mencegah bencana yang lebih besar,” pesan Serda Didik Eko Setiawan.(Triss/Red)














