Kontribusi Program PUAP Terhadap Kesejahteraan Petani di Tuban

by -

Bojonegoro, – Program pengembangan usaha agribisnis pedesaan (PUAP) di Kabupaten Tuban telah berjalan dengan baik. Program PUAP telah berkontribusi besar mengurangi kendala petani di permasalahan pupuk bersubsidi. Terbukti tahun ini ada pengurangan pupuk bersubsidi hingga 52%,

Anggota DPRD dari Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Tuban mengatakan hal itu, Jumat (26/6/2020).

Menurut Sumartono, revitalisasi sektor pertanian memang harus terus ditingkatkan agar lebih dapat berperan dalam mendorong tingkat kesejahteraan masyarakat Tuban.

“Penggunaan dana PUAP tersebut rata-rata untuk membiayai kelompok tani. Dana tersebut diperuntukkan untuk permodalan seperti menebus pupuk bersubsidi dari distributor melalui agen. Itulah yang menjadikan kokohnya petani di kabupaten Tuban,” kata Sumartono.

Sehingga, lanjut Sumartono, akselerasi dari program ini mampu meningkatkan produktivitas pangan di kabupaten Tuban.

“Perlu diketahui, Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan dan juga Gresik adalah merupakan kawasan yang telah diplot oleh pemerintah pusat sebagai kawasan penyangga pangan nasional. Untuk Kabupaten Tuban tahun 2019 mendapat predikat dari pemerintah pusat sebagai daerah penghasil jagung nomor 1 secara nasional. Tentunya hal itu sebuah prestasi yang membanggakan,” tutur Sumartono.

Dijelaskannya, Penghargaan yang telah diraih oleh Kabupaten Tuban terjadi karena campur tangan dan perhatian pemerintah yang telah berperan aktif untuk intens melakukan monitoring dan evaluasi (monev) dan bimbingan dalam menjalankan program-program pertanian termasuk diantaranya program PUAP.

“Keberhasilan Tuban ini karena sinergitas semua pihak, terutama Pemkab Tuban maupun pihak legeslatif yang telah berperan memberikan e-kontroling kebijakan. Hal itu dilakukan supaya semua program pemerintah bisa tepat sasaran. Selain tentunya prioritas memberikan kemaslahatan dan kesejahteraan kepada masyarakat,” pungkas Sumartono.(Din/red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *