SPBU Di Bojonegoro Diduga Layani Pembelian Pertalite Pakai Jerigen Dalam Jumlah Banyak

News1 Dilihat

Bojonegoro, sidiknusantara.com – Pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU dengan menggunakan jerigen tanpa surat rekomendasi resmi masih terjadi di Bojonegoro. Salah satu SPBU di Bojonegoro, tepatnya SPBU dengan nomor 54.621.09 diduga telah melayani pembelian BBM jenis pertalite dengan menggunakan jerigen.

Ironisnya, di SPBU tersebut, petugas melayani pembelian menggunakan jerigen dengan jumlah banyak. Pembelian tersebut sempat berdampak pada kendaraan lain yang sudah mengantri untuk mendapatkan BBM. Pasalnya, kendaraan lain harus beralih ke tempat lain dan petugas SPBU mendahulukan pembelian menggunakan jerigen.

Ketika awak media di lokasi SPBU pada Rabu 9 Maret 2022, terpantau sekitar pukul 08.05 WIB seorang petugas SPBU sedang sibuk melakukan pengisian BBM jenis pertalite disebuah jerigen dengan jumlah yang banyak diatas kendaraan pick up. Diduga pengisian BBM pada jerigen tersebut tidak dilengkapi surat rekomendasi resmi untuk kebutuhan tertentu sebagai salah satu syarat pembelian BBM pertalite menggunakan jerigen.

“Maaf pak, di sebelah saja. Ini lagi ngisi (mengisi menggunakan Jeriken),” ucap petugas SPBU.

Padahal, pembelian BBM di SPBU menggunakan jerigen ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Diantaranya SPBU hanya boleh menyalurkan Bahan Bakar Premium dan Minyak Solar (Bersubsidi/PSO) untuk penggunaan akhir dan dilarang keras menjual Premium dan Minyak Solar pada wadah kemasan/jerigen untuk dijual kembali ke konsumen.

Kemudian, Penjualan Bahan Bakar Khusus Jenis Gasoline Series (Pertalite, Pertamax, Petamax Turbo) dapat dilayani menggunakan wadah kemasan/jeriken yang terbuat dari material dari unsur logam.

Kemudian, Penjualan bahan Bakar Khusus Jenis Diesel Series (Pertamina Dex, Dexlite) dapat dilayani dalam wadah kemasan/jerigen yang terbuat dari bahan/material dari unsur logam atau bahan HDPE (High Density Polyethylene) sejenis thermoplastic khusus yang terdapat simbol HDPE 2 pada kemasannya. (Tut/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.