Peringati Hari Lahir Bung Karno, PDIP Ngawi Gelorakan Nasionalisme Dan Tegakan Pancasila Di Era Digital

Daerah, News181 Dilihat

Ngawi, sidik nusantara – Dalam rangka memperingati hari lahir ke-121 tepatnya 6 Juni 1901 bapak proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Ngawi menggelar tasyakuran potong tumpeng yang berlangsung di Kantor DPC PDIP Kabupaten Ngawi Jl. Kartini Kota Ngawi, Senin (06/06/2022).

Ketua DPC PDIP Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko menyampaikan makna penting yang tertuang di Hari Lahir Bung Karno. Sebagai penerus perjuangan, peringatan hari lahir Bung Karno ini tentunya menjadi hari spesiial bagi seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini tak lepas dari perjuangan Presiden pertama RI dalam melepaskan jerat penjajahan di tanah air tercinta. Tidak terkecuali bagi DPC Partai Demokasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Ngawi.

“Untuk memperingati hari lahir Bung Karno, ini sebagai bentuk bagaimana kita secara ideologis sebagai generasi yang harus membumikan, serta harus terus mensosialisasikan tentang ajaran yang diciptakan dan dibangun oleh Bung Karno, yaitu nasionalisme. Saya kira sangat relefan sekali, ajaran beliau ini, untuk menghadapi berbagai macam tantangan, yang muncul baik dari luar negeri maupun dari dalam negeri sendiri,” terangnya.

Selain itu, pria yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Ngawi ini juga menyampaikan harapan terhadap seluruh kader Partai PDIP khususnya DPC Ngawi untuk bisa mengambil seluruh kebijakan sesuai dengan ajaran-ajaran Bung Karno yaitu Nasionalisme.

“Sebagai kader partai PDI Perjuangan, maka akan terus berikhtiar, bagaimana agar roh dari ajaran beliau yaitu Pancasila agar terus tegak berdiri. Dan bagi kader PDI Perjuangan saya kira sangat wajib, untuk terus bagaimana melaksanakan dan setiap nafas dan kebijakan harus senafas dengan ajaran-ajaran Bung Karno yaitu nasionalisme,” jelasnya.

Disamping itu, bagi kaum milineal, diharapkan untuk tetap menjaga ajaran Bung Karno yaitu Tri Sakti, dimana kaum generasi muda harus memiliki kemandirian serta rasa kecintaan terhadap tanah air serta budaya yang ada. (Wan/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.