Hibur Masyarakat, Bupati Bojonegoro Tampil di Ketoprak Plesiran Gentari Jagad

Bojonegoro, News123 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah didampingi beberapa Kepala OPD ikut memeriahkan dan tampil langsung di pentas seni Ketoprak Plesiran berjudul ‘Gentari Jagad’, untuk zona 1 ini mengambil tema Prahara Nagara. Acara di lapangan Desa Megale Kecamatan Kedungadem, Sabtu (24/6/2023) malam, berlangsung meriah dan menghibur.

Dalam laporan kegiatan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Budiyanto menyampaikan pada kegiatan Ketoprak Plesiran dengan lakon ‘Gentari Jagad’ ini menceritakan perjuangan puteri raja yang ditinggal wafat ayahnya. Dengan perjuangan lahir dan batin, sang puteri berhasil dinobatkan menjadi ratu menggantikan kedudukan ayahandanya di sebuah negara yang bernama Dwipo Negoro.

“Pemain Ketoprak Plesiran adalah Ibu Bupati Anna langsung, bersama Forkopimda, pejabat lingkup Pemkab Bojonegoro, juara lomba lawakan Bojonegoro yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juni 2023, juga seniman dan seniwati ketoprak di Bojonegoro,” jelasnya.

Budiyanto juga menegaskan, tujuan diselenggarakannya kegiatan Ketoprak Plesiran Bojonegoro tahun 2023 adalah sebagai upaya menggali potensi seni budaya bangsa serta aktualisasi adat budaya daerah agar lestari dan semakin berkembang.

Selain itu, dengan pentas ini juga hendak mengajak masyarakat berperan aktif dalam pemajuan kebudayaan khususnya seni ketoprak di Bojonegoro, serta memfasilitasi seniman khususnya seni ketoprak agar ada regenerasi.

“Di samping itu kita juga memanfaatkan seni budaya sebagai penggerak ekonomi yang berbasis kerakyatan pasca pandemi covid-19,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pelaksanaan Ketoprak Plesiran akan digelar di 4 zona. Diantaranya zona satu di Lapangan Desa Megale Kecamatan Kedungadem yang sudah berlangsung. Zona dua di lapangan Desa Jono Kecamatan Temayang pada  8 Juli 2023, zona tiga berada di lapangan Desa Sukorejo Kecamatan Tambakrejo pada 5 Agustus 2023. Dan zona terakhir berada di Alun-alun Kabupaten Bojonegoro pada 16 Agustus 2023 mendatang.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar, Dheny Ike Kirmayanti menambahkan, episode bertema Prahara Nagara ini mengisahkan adanya pemberontakan yang didalangi oleh punggawa negara Dwipo Negoro sendiri yang bernama Monco Projo. Namun pada akhirnya dapat ditumpas oleh panglima yang bernama Rekso Projo.

“Episode ini akan berlanjut ke zona berikutnya, dengan tema ‘Sayembara Sudamala’ dan akan diperankan oleh beberapa Kepala OPD yang lain sesuai tema.” terangnya. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *