Sumbang 58,36 PDRB Jatim, Khofifah Dorong UMKM Harus Naik Kelas

Daerah, News93 Dilihat

Surabaya, sidik nusantara – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk saling bekerja sama agar pelaku UMKM bisa naik kelas.

Pemprov Jatim saat ini menaruh perhatian besar terhadap pengembangan UMKM di Jawa Timur, mengingat kontribusinya yang signifikan dalam perekonomian daerah. Yakni dengan menyumbang 58,36 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur.

“Penguatan UMKM tidak sekedar bangga buatan Indonesia tapi juga beli buatan Indonesia. Hal ini yang harus ditekankan dan harus dimaksimalkan,” ujar Khofifah saat membuka the 10th K-UKM Expo di Grand City Convex Surabaya, Jumat (11/8/2023).

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menjelaskan tentang ekspor untuk tes pasar yang mencapai nilai kurang lebih Rp 1 Miliar. Negara tujuan ekspor kali ini adalah Arab Saudi, Malaysia dan Singapura. Ekspor ini sangat penting terkait dengan perluasan pasar bagi produk UKM di Jawa Timur.

“Saya ingin mengajak para pelaku UMKM sampai kepada kesimpulan jika ekspor itu mudah. Hal ini sangat penting agar UMKM bisa naik kelas,” tambahnya.

Ekspor kali ini dilakukan dalam langkah uji coba atau test market. Langkah ini dilakukan untuk melihat respon pasar terhadap produk asal UKM Jawa Timur, sekaligus sebagai motivasi bagi pengusaha untuk untuk naik kelas dengan memasarkan produknya lebih luas.

“Yang besar harus diteruskan dan yang kecil harus dibuat. Ini sebagai langkah untuk memberikan harapan membesarkan produk UKM,” tambahnya.

Sementara itu, sebelumnya Jawa Timur juga mendapatkan penghargaan yang diberikan oleh Kementerian Keuangan terkait realisasi Kredit Usaha Rakyat atau KUR.

Realisasi KUR di Jawa Timur terus mengalami peningkatan. Di tahun 2021, realisasi KUR mencapai Rp 59 Triliun, dan melonjak di tahun 2022 yanb berhasil mencapai angka Rp 64 Triliun.

“Untuk tahun ini tentu kita mengharapkan terjadi peningkatan yang signifikan. Terutama dengan adanya berbagai program yang dihadirkan untuk UKM,” pungkasnya. (Guh/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *