Workshop Menabung Emas Melalui Kegiatan Pengolahan atau Pengumpulan Sampah

Daerah, News162 Dilihat

Madura, sidik nusantara – Kementerian BUMN telah mengerahkan lebih dari 150 peserta milenial BUMN dari BRI, PT POS, Bank BNI, Telkomsel, PT Pegadaian, PELINDO, PELNI, acara ini dihadiri oleh Satsus III Menteri BUMN Arya Sinulingga. Kegiatan ini untuk berpartisipasi mendukung gerakan BUMN Youth Environment Movement di Pantai Goa Petapa Labang Bangkalan, Jum’at (8/9/2023).

Milenial BUMN bersama Startup Komunitas Plustik mengumpulkan sampah – sampah plastik disekitar pantai sebagai wujud kecintaan pada lingkungan. Mereka juga mengumpulkan sampah di sekitar pantai.

Nadia Mulya dari Plustik mengatakan ini kota kesepuluh dari seluruh Indonesia yang kita datangi, tujuan mengundang milenial BUMN untuk melakukan bersih bersih di satu daerah tertentu.

“Hari ini kita pilih pantai Goa Petapa di Labang Bangkalan. Kita mencari lokasi yang konsentrasi sampahnya cukup tinggi, agar para milenial BUMn bisa melihat dan bisa membantu membersihkan lokasi tersebut,” terangnya.

Putri Indonesia tahun 2004 ini juga menambahkan Pantai ini cantik banget sayang kalau keasriannya terganggu dari sampah yang berasal dari kita sendiri. Kami berharap supaya ada perubahan perilaku masyarakat lebih bijak lagi dalam mengurai, mengurangi, memilah sampah mereka,” ujarnya.

Tujuan bersih Pantai ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah yang dapat dikelola dengan baik sehingga bernilai ekonomis dan dapat menjadi tabungan emas.

Sementara itu Duta BUMN Enviroment Movement Dealysa Puspa Dwita salah satu highlight dari kegiatan kali ini adalah workshop memilah sampah menabung emas oleh bank sampah binaan PT Pegadaian dan Pelatihan Biopori oleh plustik.

Dimana masyarakat bisa menabung emas melalui kegiatan pengolahan atau pengumpulan sampah. Workshop dihadiri oleh 100 ibu – ibu UMKM dari Bangkalan dan sekitarnya.

“Sampah high value bisa di tabungan ditukar emas, sedangkan sampah low value seperti bungkus detergen dapat langsung diolah menjadi tas dan barang – barang berguna lainnya,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dealysa juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga pantai dan sekitarnya agar selalu bersih, bebas dari berbagai macam sampah dan kotoran.

“Mari kita jadikan sampah di sekitar kita untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat dan dapat bernilai ekonomis,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Camat Labang Fahrozy Choirul Zamzam, S.STP.,M.M menambahkan pihaknya dari kecamatan mengucapkan terima kasih karena adanya kegiatan ini minimal mengurangi sampah yang ada di Goa Petapa da. Pantai yang ada di Kecamatan Labang.

“Harapannya tidak hanya Komunitas ini, komunitas yang lain juga, kalau bisa melakukan kegiatan positif seperti ini Karen bisa membantu masyarakat kami untuk mengurangi sampah yang ada di garis pantai kecamatan Labang,” pungkasnya. (Guh/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *