Bojonegoro Jadi Tuan Rumah Pertama KI Award 2025, Raih Tiga Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik

Bojonegoro, News504 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Kabupaten Bojonegoro mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Jawa Timur yang dipercaya menjadi tuan rumah Gala Dinner dan Malam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik “KI Award” Tahun 2025 Provinsi Jawa Timur. Acara yang digelar pada Sabtu, 29 November 2025 di Hotel Aston Bojonegoro ini menjadi momentum penting bagi daerah, sekaligus ajang apresiasi bagi badan publik di Jawa Timur yang berhasil menerapkan keterbukaan informasi dengan baik.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro meraih Penghargaan Pemerintah Kabupaten/Kota Kategori Informatif dengan nilai 98,70. Penghargaan diserahkan oleh Komisioner KI Jawa Timur, Yunus Mansyur Yasin, dan diterima langsung oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono.

Prestasi Bojonegoro juga diperkuat oleh dua desa yang turut meraih Kategori Pemerintah Desa Informatif, yakni Desa Tikusan, Kecamatan Kapas (nilai 96,11) dan Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu (nilai 95,30). Penghargaan desa diserahkan oleh Ketua Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi KI Jawa Timur, A. Nur Aminuddin, dan diterima masing-masing oleh kepala desa.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan Provinsi Jawa Timur yang menunjuk Bojonegoro sebagai tuan rumah penyelenggaraan tahun ini. “Terima kasih kepada Komisi Informasi Jawa Timur yang telah mempercayakan Bojonegoro sebagai tuan rumah KI Award 2025. Kami berkomitmen membangun budaya keterbukaan informasi, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Bupati Setyo Wahono juga menegaskan bahwa Pemkab terus mendorong seluruh OPD hingga pemerintah desa agar semakin terbuka dan informatif. “Keterbukaan informasi telah membantu kami menyelesaikan banyak persoalan. Ini menjadi semangat kami untuk terus memperbaiki layanan informasi bagi masyarakat,” tambahnya.

Penyelenggaraan KI Award 2025 di Bojonegoro sekaligus menunjukkan kepercayaan Provinsi Jawa Timur terhadap kesiapan daerah dalam mendukung agenda transparansi publik, serta menegaskan posisi Bojonegoro sebagai salah satu daerah yang konsisten mengembangkan tata kelola pemerintahan yang terbuka dan akuntabel. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *