Sidik Nusantara, Bojonegoro – Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, pagi ini Senin (19/1/2026), melaksanakan upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka Tujuh Belasan Bulan Januari 2026 dilapangan apel Makodim 0813 Jalan Hos Cokroaminoto Bojonegoro Jawa Timur.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera yang diikuti oleh segenap anggota Tamtama, Bintara dan Perwira, serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini yaitu Kepala Staf Kodim 0813 Bojpnegoro Mayor Inf Marwoko Suwandono. Sedangkan Komandan Upacara (Danup) dijabat oleh Kapten Kav Rochim Sriwahyu Utomo.
Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Irup, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, SE., M.Si., menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026, kepada segenap prajurit dan PNS TNI dimanapun berada dan bertugas.
Panglima TNI berharap, momentum pergantian tahun ini dijadikan sebagai awal yang baik dalam meningkatkan nilai ibadah, serta melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing dengan penuh semangat, tulus dan ikhlas.
Disampaikan juga bahwa di penghujung tahun 2025, kembali dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti terjadinya bencana alam diberbagai daerah di Indonesia dan ketegangan geopolitik global yang menuntut kita harus lebih bertindak PRIMA (Profesional, Responsif, Integratif, Modern serta Adaptif).
“Saya mengucapkan terima kasih, dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit dan PNS TNI yang telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang luar biasa dalam menjalankan tugas-tugas mulia untuk bangsa dan negara yang kita cintai,” kata Jenderal TNI Agus Subiyanto, SE., M.Si., dalam sambutannya.
Lebih lanjut disampaikan Panglima TNI bahwa keberhasilan dalam menghadapi tantangan sangat bergantung pada kesiapan fisik, mental, serta moralitas seluruh prajurit dan PNS TNI. Oleh karena itu, kita harus senantiasa meningkatkan profesionalisme baik dalam hal kemampuan teknis, fisik, mental dan disiplin dalam menghadapi tantangan kedepan.
Diakhir amanatnya, Panglima TNI berpesan agar selalu menjaga kesiapsiagaan dalam menghadapi segala bentuk ancaman, baik yang bersifat tradisional maupun non-tradisional. Memperkuat soliditas dan kebersamaan, terutama di dalam internal TNI dan dalam hubungan dengan masyarakat.
Selain itu, agar selalu memelihara sinergitas dan kerjasama antar lembaga pertahanan negara baik antara TNI, Polri, maupun instansi lainnya. Peduli pada perkembangan lingkungan strategis terkini guna memahami dinamika geopolitk internasional, dan bagaimana Indonesia sebagai negara besar harus mempersiapkan diri dalam menghadapi percepatan perubahan situasi global.
“Semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT, senantiasa memberikan petunjuk dan bimbingan-Nya kepada kita semua dalam memberikan pengabdian terbaik untuk bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai bersama,” pungkas Jenderal TNI Agus Subiyanto, SE., M.Si., dalam sambutannya.(Triss/Red)












