Bojonegoro, sidik nusantara – Suksesnya penyelenggaraan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro beberapa waktu lalu membuat sejumah Pengurus Provinsi tertarik menggelar Kejuaran Provinsi (Kejurprov) di Bojonegoro.
Salah satunya adalah Kejurprov Floorball yang baru saja selesai di gelaran. Kejurprov Floorball sendiri digelar di GOR Kecamatan Kanor yang berkahir Minggu (19/07/26).
“Ada beberapa pengprov yang minta Bojonegoro menjadi tuan rumah Kejurprov,” Kata Wakil Ketua KONi Kabupaten Bojonegoro Tonny Ade Irawan. Dia menjelaskan beberapa penprov dari cabang olahraga melihat kesuksesan masing-masing cabor dalam gelaran Porkab beberapa waktu lalu dan menjadi rujukan.
Tonny kemudian mencontohkan salah satunya adalah Cabang Olahraga Gulat. Menurut Tonny ketua Penkab Gulat sudah melaporkan ke KONI bahwa kejurprov Gulat Jawa Timur diminta Bojonegoro menjadi tuan rumah. “Gulat kemarin saat Porkab di gelar di GOR Utama Ngumpakdalem,” tegasnya.
Venue dari laporan ketua Pengkab Gulat sangat Memadai. Dan Pengprov lanjut dia menilai bahwa animo untuk cabang olahraga Gulat cukup tinggal di Bojonegoro meskipun olahraga baru. “Dalam Porkab kemarin Gulat ada 11 kecamatan yang mengirimkan atlettnya,” tegasnya.
Selain itu lanjut dia beberapa cabor lainnya seperti Kickboxing dan Muathay juga tertarik menggelar kejurprov di Bojonegoro. Penilaian itu lanjut Tonny berdasarkan laporan wasit provinsi yang dikirim untuk bertugas saat Porkab lalu. “Alhamdulilah penilaian positif dari Provinsi,” ungkapnya.
Atas permintaan menjadi tuan rumah pada Kejurpov KONI lanjut dia meminta cabor bersangkutan untuk melakukan evaluasi dan berkoordinasi secara internal dulu. Mengingatkan untuk menjadi tuan rumah dibutuhkan kesiapan yang malang. “Mulai sumber daua manusia dan Finansial juga,” katanya.
Jika memang mampu secara sumberdaya dan sumber Dana KONI tidak mempermasalahkan dan mempersilahkan. Namun dia berpesan agar kesiapan atlet menjadi penting. ” Jangan hanya ditempati dan sukses penyelenggaraan tapi prestasi saat kejurprov juga harus sukses,” tuturnya.
Sementara itu ketua Pengkab Muathay Bojonegoro Noorhuda membenarkan Pengprov meminta kejurprov di gelarbdi Bojonegoro. Namun hal itu lablnjut dia terkendala beberap hal. ” Salah satunya anggaran karena beberapa hal menjadi tanggungan tuan rumah” jelasnya.
Karena itu dia menyatakan sudah berkoordinasi dengan KONI terkait hal tersebut. Namun anggaran KONI sendiri tahun ini juga sangat terbatas. “Kita siap tapi ya itu ada Kendall di anggaran’ tegasnya. (Red)








