Warga Resah, Warung Kopi di Jalan Basuki Rahmad Disulap Jadi Tempat Karaoke Diduga Belum Kantongi Ijin Resmi

Bojonegoro, Headline, News1269 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Keberadaan sebuah warung kopi di kawasan Jalan Basuki Rahmad, Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, disulap menjadi tempat karaoke yang diduga ilegal. Hal itu menuai keluhan dari warga sekitar khususnya di jalan sunan kalijogo. Aktivitas karaoke yang berlangsung hingga malam hari disebut meresahkan dan mengganggu kenyamanan masyarakat setempat.

Salah satu warga berinisial DR menjelaskan jika tempat tersebut awalnya hanya beroperasi sebagai warung kopi biasa. Namun belakangan, lokasi itu berubah fungsi menjadi tempat karaoke yang kerap ramai pengunjung pada malam hari.

DR mengaku suara musik keras hingga aktivitas pengunjung yang keluar masuk lokasi membuat suasana lingkungan menjadi tidak kondusif. Bahkan, beberapa kali disebut terjadi kericuhan yang mengganggu ketenangan warga sekitar.

“Sering ramai sampai larut malam. Kadang juga ada keributan, sehingga warga merasa tidak nyaman dan takut kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi tidak jauh dari tempat karaoke itu ada masjid Darul Fattah,” ujar DR, Minggu (24/5/2026).

Berdasarkan pantauan di media sosial, tempat karaoke yang diduga ilegal tersebut jumlah wanita pemandu lagu atau yang dikenal dengan istilah LC sangat banyak.

Warga berharap pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum segera melakukan pengecekan terkait legalitas usaha karaoke tersebut. Jika terbukti tidak memiliki izin, warga meminta agar tempat itu segera ditindak tegas demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

“Kami berharap ada tindakan dari pihak terkait supaya lingkungan kembali aman, nyaman, dan warga bisa beristirahat dengan tenang,” tambah warga lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bojonegoro Budiyanto, S.Pd., M.M., menjelaskan jika keberadaan tempat karaoke tersebut masih belum ada perijinannya. Hanya saja perijinan untuk caffe.

“Hasil penelusuran data, Karaoke di jalan Basuki Rahmad ternyata belum ada data perizinannya. Yang ada datanya hanya perizinan Cafe saja. Itupun yang Cafe belum ada perizinan gedungnya,” terang Budiyanto melalui pesan WhatsApp, Senin (25/05/2026).

Dengan adanya perhatian dan tindakan dari pihak terkait, warga berharap situasi lingkungan di kawasan Jalan Basuki Rahmad dapat kembali kondusif, aman, serta nyaman bagi masyarakat sekitar. (Cat/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *