Bojonegoro, sidik nusantara – Operasi hulu migas tidak hanya bergantung pada aspek teknis, tetapi juga aspek sosial kemasyarakatan yang memiliki peran strategis dalam menunjang kelancaran operasional. PT Pertamina EP Cepu (PEPC) selaku operator Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB) menggelar olahraga bulu tangkis persahabatan bersama para pemangku kepentingan. Kegiatan ini bukan sekadar ajang aktivitas fisik, melainkan juga sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan memperkuat komunikasi antara perusahaan, mitra pelaksana, masyarakat, dan pemerintah daerah.
Deputy Field Manager JTB, Andy Suhendro, menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder atas dukungan selama ini dalam memperlancar operasional Lapangan Gas JTB. “Mewakili manajemen Pertamina EP Cepu, Lapangan JTB, kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bapak dan Ibu sekalian pada hari ini, kami juga memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas dukungan seluruh pemangku kepentingan, sehingga operasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru dapat berjalan lancar dan berkelanjutan dalam mendukung kebutuhan pasokan energi nasional,” ujarnya.
Andy menambahkan, kegiatan ini memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya. Menurutnya ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus menjaga kebersamaan. Tidak hanya dalam forum formal, tetapi juga melalui interaksi yang lebih santai dan humanis.
“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk menikmati kebersamaan, menjaga kesehatan, dan mempererat hubungan baik yang telah terjalin. Selamat bertanding dan tetap utamakan keselamatan,” tambahnya.
Sementara, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Dandi Suprayitno, yang hadir mewakili Bupati Bojonegoro mengapresiasi PEPC JTB yang menginisiasi kegiatan bersama ini.
“Kegiatan ini bagus sekali. Perkumpulan bersama seperti ini menjadi forum yang baik, karena mempertemukan berbagai latar belakang melalui olahraga sehingga bisa membangun hubungan yang kuat dalam berinteraksi informal dan santai. Semoga sinergi PEPC JTB dengan masyarakat maupun pemerintah dapat semakin baik ke depannya,” ujarnya.
Dandi juga berpesan kepada seluruh jajaran dan perwakilan pemerintah yang hadir agar memanfaatkan forum semacam ini sebagai media komunikasi yang membangun, positif, dan konstruktif bagi kemajuan Bojonegoro.
Olahraga bulu tangkis persahabatan ini diikuti oleh 32 pasangan peserta dari unsur Forkopimcam, pemerintah desa, dan NGO setempat yang menjadi mitra pelaksana program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) PEPC JTB, termasuk tim lintas fungsi internal PEPC JTB, sebagai upaya menjalin hubungan yang hangat dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi. Dari 32 pasangan tersebut yang dibagi ke dalam 16 partai pertandingan, tiga pasangan berhasil meraih peringkat teratas: peringkat pertama diraih Polsek Tambakrejo, peringkat kedua oleh Alas Institute, dan peringkat ketiga dari Polsek Purwosari.
Melalui kegiatan ini, semangat kolaborasi dan sinergi yang telah terbangun diharapkan dapat terus diperkuat. Ke depan, seluruh pihak diharapkan dapat terus bekerja sama, saling mendukung, dan berkontribusi positif bagi kemajuan daerah serta manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pada akhirnya, kegiatan seperti ini berperan penting dalam meningkatkan kualitas relasi antara industri dan masyarakat sekitar wilayah operasi, sekaligus memperkuat _social license to operate_ guna mendukung ketahanan energi nasional. (Red)











