Dinkop Ngawi, Menunggu Petunjuk Teknis Pengoperasian KDMP, 4 Desa Atau Kelurahan Belum Terbangun Gere

Daerah, News, Pemerintahan1698 Dilihat

Ngawi, sidik nusantara – Dinas Koprasi Usaha Kecil Dan Menengah dalam pembangunan gere Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Ngawi untuk saat ini yang sudah dibangun sejumlah 213. Dari keseluruhan 217, berarti ada 4 yang belum terbangun yaitu 2 kelurahan Ketangi dan Kelurahan Pelem, dan yang 2 belum ada tempat yaitu Desa Pandean dan Desa Gunungsari Kabupaten Ngawi.

Desa Pandean itu karena rencana yang ditempati adalah tanah milik perhutani, sehingga harus ada surat ke Gubernur Jawa Timur yang sekarang menjadi kebijakannya, maka ini masih menunggu dari Gubernur.Kemudian dari 213 yang sudah terbangun itu, sudah ada 189 yang sudah jadi 1%.

“1% disini baru dari fisiknya, tetapiisi saran-persaranannya itu belum semuanya. Selain itu yang dikatakan 100% saran-persaran itu tidak hanya terkait dengan mobil, motor,tapi saran-persaran lainnya, pernik-pernik ada di dalamnya itu juga termasuk paket dari bagian itu,maka kalau saran-persaran yang 100% itu belum ada,” jelasnya

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah Sumarsono mengatakan, Yang belum ada dikatakan 100% itu mungkin baru bangunan fisik dan sebagian dari saran-persaranan. Kalau saran-persaranan di dalamnya, yang 100% memang belum ada, tapi hampir mendekati 100%, karena pernik-pernik kecil-kecil itu yang harus dikirim, tetapi sampai sekarang masih ada yang belum, Seperti yang di Kedung Putri itu ada di ruko / rumah sendiri.

“dari 189 dari fisiknya sudah jadi 100%, itu sampai dengan sekarang belum ada petunjuk terkait dengan koperasi KDMP yang akan pindah di sana. Kami dari daftar koperasi masih menunggu petunjuk dari pusat,mungkin setelah ada serah teima terima,sehingga kami belum bisa menyampaikan terkait dengan kapan ditempati itu,” jelasnya

Selain itu dangkan KDMP yang sudah beroperasi itu sementara ada yang di sekretariatan kantor desa, ada yang di rumahnya pengurus. Jadi baru itu, lainnya saya kira seperti Tambak Romo itu juga masih terpatah waktunya. Selain Itu Tambak Romo Gedung KDMP sudah ada di tempat itu, tapi mungkin perizinannya kami belum tahu persis mereka izinnya.

Sumarsono menambahkan untuk jumlah kendaraan yang sudah diselesaikan, sudah berapa geri itubelum tahu cari rinci, kami akan kordinasi dengan Kodim, karena yang mungkin lebih paham terkait dengan data-data itu. kami segera akan minta data dari sana nanti, tapi secara otomatis gere yang sudah beroperasi di rumah pengurus maupun sekretariat desa itu nanti pindah ke gere atau ke tempat lain.

Harapannya kami juga masih menunggu petunjuk dari pusat terkait dengan kepindahan dari kooperasi yang akan beroperasi di gere-gere yang ada. Karenyang jelas belumada petunjuk teknis operasional. (Fir/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *