Peserta JKN Diimbau Pastikan Status Aktif Menjelang Akhir Tahun

Bojonegoro, News79 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Menjelang pergantian tahun, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) diimbau untuk memastikan status kepesertaannya tetap aktif. Hal ini penting agar kebutuhan layanan kesehatan tidak terhambat akibat tunggakan iuran. Pesan tersebut disampaikan oleh Muhammad Bintang Angga Saputra (20), warga Desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro. Ia mengaku pernah mengalami kendala saat berobat ke fasilitas kesehatan karena iuran JKN belum terbayar selama beberapa bulan.

“Waktu itu kondisi badan saya lemas sehingga harus berobat. Saya kaget ketika petugas administrasi menyampaikan kepesertaan JKN saya tidak aktif. Ternyata saya lupa membayar iuran. Sambil tetap mendapatkan penanganan medis, saya segera melunasi tunggakan. Sejak itu, saya bertekad tidak mengulangi keterlambatan pembayaran,” ujarnya, Senin (29/12).

Bintang menuturkan kini ia rutin membayar iuran setiap bulan. Menurutnya, manfaat JKN akan dirasakan maksimal jika peserta disiplin memenuhi kewajibannya. Ia juga memanfaatkan fitur Aplikasi Mobile JKN sebagai pengingat pembayaran.

“JKN benar-benar menjadi penolong saat kita sakit. Tapi jangan lupa, kita juga punya kewajiban. Sekarang saya selalu cek iuran lewat Mobile JKN, termasuk status kepesertaan dan riwayat pembayaran,” katanya.

Lebih lanjut, Bintang menekankan bahwa kepatuhan membayar iuran bukan sekadar urusan administrasi. Baginya, peserta JKN harus peduli terhadap keberlangsungan program ini.

“Dengan iuran yang dibayarkan tepat waktu, layanan JKN akan terus memberikan perlindungan. Apalagi kanal pembayaran sudah banyak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Kemudahan ini seharusnya mendorong peserta tidak menunda kewajiban, terutama menjelang tahun baru,” ungkapnya.

Bintang juga mengingatkan adanya Program Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) bagi peserta yang menunggak. Program ini dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN.

“Peserta yang menunggak bisa memanfaatkan REHAB. Tunggakan dapat dicicil sesuai kemampuan setiap bulan. Yang penting, status kepesertaan tetap aktif sehingga saat sakit bisa berobat dengan tenang. Aplikasinya pun dapat diakses di mana saja,” jelasnya.

Di akhir kesempatan, Bintang berpesan agar peserta JKN disiplin membayar iuran. Ia menekankan kejadian serupa tidak terjadi pada peserta JKN lainnya.

“Menutup akhir tahun, jangan lupa lindungi diri dari risiko kesehatan tak terduga. Lebih baik kita tertib dari sekarang daripada menyesal saat membutuhkan layanan. Dengan begitu, kita bisa menyambut tahun baru dengan rasa aman dan terlindungi. Tidak ada yang rumit selagi kita mau memahami aturannya. Jika sudah jadi peserta, jangan lupa bayar iurannya,” pungkasnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *