Bojonegoro, sidik nusantara – Bagi Nyimas Arinda Anggraini (19), menjaga kesehatan bukan hanya tentang menerapkan pola hidup sehat, tetapi juga memastikan perlindungan kesehatannya tetap tersedia ketika dibutuhkan. Sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Arinda memiliki kebiasaan rutin mengecek status kepesertaannya melalui Mobile JKN.
Bagi Arinda, kebiasaan sederhana tersebut memberikan rasa aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Ia menyadari bahwa kebutuhan layanan kesehatan dapat datang kapan saja sehingga memastikan kepesertaan tetap aktif menjadi langkah penting untuk dilakukan.
“Saya termasuk orang yang cukup rutin mengecek status kepesertaan JKN melalui Aplikasi Mobile JKN. Menurut saya, hal ini sangat penting karena kita tidak pernah tahu kapan sakit atau membutuhkan pelayanan kesehatan. Dengan memastikan kepesertaan aktif, saya merasa lebih tenang karena ketika membutuhkan layanan kesehatan, saya tidak perlu khawatir lagi dengan status kepesertaan saya,” ujar Arinda, Senin (24/08).
Menurut Arinda, kemudahan akses melalui Mobile JKN membuat peserta dapat mengetahui informasi kepesertaan secara cepat tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan. Melalui telepon genggam, berbagai informasi dapat diakses kapan saja dan dari mana saja.
“Sekarang semuanya sudah lebih mudah. Melalui Mobile JKN, saya bisa langsung melihat status kepesertaan saya kapan saja dan di mana saja. Prosesnya cepat, praktis, dan sangat membantu. Saya merasa layanan digital seperti ini benar-benar mempermudah peserta,” katanya.
Selain memastikan status kepesertaan tetap aktif, Arinda juga berupaya memenuhi kewajibannya sebagai peserta dengan membayar iuran secara rutin setiap bulan. Ia mengaku selalu berusaha melakukan pembayaran sebelum tanggal 10 agar kepesertaan tetap terjaga.
“Saya selalu mengusahakan membayar iuran sebelum tanggal 10 setiap bulannya. Menurut saya, ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai peserta. Dengan membayar tepat waktu, kepesertaan tetap aktif dan kita bisa mendapatkan manfaat layanan kesehatan tanpa kendala ketika dibutuhkan,” jelas Arinda.
Bagi Arinda, kepatuhan sebagai peserta menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan Program JKN. Menurutnya, peserta tidak hanya mendapatkan perlindungan kesehatan untuk diri sendiri, tetapi juga turut mendukung keberlanjutan program yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Arinda juga mengapresiasi berbagai inovasi layanan yang terus dikembangkan BPJS Kesehatan, salah satunya melalui Mobile JKN. Menurutnya, layanan digital tersebut membuat akses informasi kesehatan menjadi lebih mudah bagi peserta.
“Saya mengapresiasi BPJS Kesehatan yang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan menghadirkan berbagai inovasi yang memudahkan peserta. Kehadiran Mobile JKN menjadi salah satu bukti bahwa BPJS Kesehatan terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Sebagai generasi muda, Arinda berharap Program JKN terus berkembang dan semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya menjaga kepesertaan tetap aktif.
“Harapan saya, Program JKN dapat terus berkelanjutan dan semakin kuat dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Semoga BPJS Kesehatan terus menghadirkan inovasi layanan yang semakin mudah diakses, serta semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kepesertaan tetap aktif. Dengan begitu, manfaat Program JKN dapat dirasakan bersama oleh seluruh masyarakat,” tutupnya. (Red)








