Bersih Hari Ini “SEMUT MERAH” Solusinya Nyaman Selamanya

Daerah, News, Pendidikan1079 Dilihat

BATU, Sidik Nusantara – Pembuangan sampah yang tidak tepat waktu dan tempat, sehingga menyebabkan dampak kurangnya sosialisasi dan edukasi pemilahan sampah. Selain itu, kurangnya inisiatif murid terhadap sampah di sekolah.

Guru Spensa Kota Batu, Iwan Fals SPd menuturkan, hadirnya “SEMUT MERAH” (Sejenak Memungut Sampah Membawa Berkah), maka bersih hari ini nyaman selamanya.

Siswa Spensa Kota Batu, saat memungut sampah di pelataran sekolah.

“Pencemaran lingkungan oleh sampah plastik, terutama di lautan, telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Mikroplastik yang berasal dari degradasi plastik besar mencemari air, tanah, udara, dan bahkan masuk ke rantai makanan,” ucapnya, Jumat (13/3/2026).

Menurutnya, perubahan Iklim dan emisi gas rumah kaca dari sampah contohnya pembakaran sampah ilegal juga melepaskan berbagai polutan dan gas rumah kaca.

“Peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku masyarakat, kampanye edukasi yang efektif dan perubahan perilaku menuju konsumsi yang lebih bertanggung jawab,” tandasnya.

Walaupun demikian, “SEMUT MERAH” merupakan inovasi pengelolaan sampah di kelas 3C. SEMUT MERAH terinspirasi dari bank sampah yang selama ini sudah dijalankan di masyarakat, dimana masyarakat bisa menukarkan sampah dengan saldo tabungan

“SEMUT MERAH, efektif untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap lingkungan. Evaluasi dilakukan setiap satu bulan sekali melalui refleksi guru dan siswa. Setiap siswa mendapatkan reward berupa kue/snack apabila mungut sampah yang ada di sekolah,” tegas guru senior ini, penuh semangat.

Keunggulannya, ada salah satu penguatan pendidikan karakter dengan cara menumbuhkan kepedulian siswa terhadap lingkungan. Melatih siswa agar memiliki kesadaran terhadap sampah di sekitar sekolah, Sebagai salah satu upaya untuk mendukung terwujudnya visi Spensa Kota Batu yaitu berbudaya lingkungan.

“Membentuk tim “SEMUT MERAH” dari peserta didik yang terdiri dari Ketua, Sekretaris, Anggota. Melakukan sosialisasi kepada siswa tentang maksud dan tujuan pelaksanaan penguatan pendidikan karakter melalui program “SEMUT MERAH” terutama di kelas 3C, untuk melakukan refleksi dan evaluasi secara berkala,” tandasnya.

Tujuannya dari pada itu adalah, dapat mewujudkan salah satu visi Spensa berbudaya lingkungan. Meningkatkan kepedulian siswa terhadap lingkungan sekitar terutama sampah. Membiasakan siswa untuk memilah sampah dengan benar.

“Manfaatnya dapat berkurangnya sampah di lingkungan, dengan kegiatan memungut sampah. Lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat. Dapat meningkatnya kesadaran lingkungan, mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan pentingnya menjaga lingkungan secara berkelanjutan. Dan dapat mencegah pencemaran, sampah yang dikumpulkan dapat dipilah dan dikelola dengan benar, sehingga mencegah pencemaran tanah, air, dan udara,” pungkasnya.

Penulis : Akasa Putra.

Editor : Akasa Putra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *