DKKI Borong 42 Medali: Apresiasi, Evaluasi, dan Komitmen Masa Depan

Daerah, News, Olah Raga1363 Dilihat

SURABAYA, Sidik Nusantara – Kontingen Dai Kyokushin Karate Indonesia (DKKI) menutup keikutsertaannya dalam Kejuaraan IBKO 1st All Kyokushin Indonesia dengan capaian yang sangat membanggakan. DKKI berhasil membawa pulang total 42 medali, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu kekuatan utama karate Kyokushin di Indonesia.

Ajang berskala nasional ini berlangsung di Gedung Olahraga Gelora Pancasila Surabaya, pada Sabtu (16/5/2026). Senpai Tunggul Aryo Wibowo, Ketua Umum DKKI, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak penyelenggara.

“Saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Spirit Fighting Indonesia. Penyelenggaraan Kejuaraan IBKO 1st All Kyokushin Indonesia berjalan sangat baik. Mengingat ini kali pertama mereka menggelar ajang berskala nasional, berani mengundang karateka langsung dari Jepang, serta diikuti oleh 12 perguruan dengan total 300 peserta, capaian ini sudah sangat luar biasa. Kalah atau menang itu hal biasa dalam pertandingan, namun keberhasilan pelaksanaan ini patut diapresiasi tinggi,” ungkapnya.

Terkait capaian yang ditorehkan tim DKKI, Senpai Tunggul menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh jajaran pembina di daerah.

“Terkait hasil yang kami raih, saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pelatih dan pembina di daerah. Kami menurunkan 61 atlet dan berhasil meraih 42 medali, dengan rincian 17 Emas, 12 Perak, dan 13 Perunggu, dari 59 kategori yang diperlombakan. Artinya, sekitar 70–75% kategori kami berhasil menempatkan posisi atlet DKKI di podium. Ini adalah prestasi gemilang yang patut disyukuri, namun evaluasi tetap kami lakukan agar hasil yang kami capai ke depan jauh lebih baik lagi,” ujarnya.

Senpai Tunggul juga menjelaskan mengenai rencana pengembangan atlet dan agenda kejuaraan yang telah disusun oleh organisasi.

“Untuk pembibitan atlet, kami jadikan ajang KEJURDA dan KEJURNAS di daerah sebagai sarana utama. Atlet unggulan hasil pembinaan di sana akan kami turunkan di kejuaraan eksternal seperti IBKO ini. Di akhir tahun nanti, kami juga secara rutin akan mengadakan kejuaraan terbuka tahunan, yaitu acara Soengging Cup,” jelasnya.

Lebih jauh ia menegaskan prinsip dasar yang dipegang teguh oleh DKKI sesuai dengan visi pendiri organisasi.

“Prinsip dasar DKKI adalah terbuka dan tidak tertutup. Sesuai filosofi Pendiri & Chairman DKKI, Kancho Soengging Soerjasmoro, kami berhak dan akan terus belajar dari berbagai ilmu bela diri lain — seperti Muay Thai atau Thai Boxing serta disiplin lainnya — demi memperkaya wawasan pelatih dan atlet. Namun ada satu ketegasan kami: sebesar apa pun ilmu yang kami serap, kami tetap berpijak kuat dan berakar pada dasar utama, yaitu ilmu Kyokushin,” terangnya.

Senpai Tunggul menambahkan, DKKI tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga pembentukan karakter dan perubahan persepsi masyarakat terhadap olahraga karate.

“Kami berkomitmen mencetak atlet berprestasi yang juga berkarakter: suportif, sportif, dan rendah hati. Kami ingin mengubah pandangan umum bahwa karate tidak hanya untuk kalangan tertentu, melainkan olahraga pembinaan mental dan fisik yang menyenangkan dan bisa dinikmati oleh semua lapisan masyarakat.

Untuk menjamin kualitas, kami akan mengadakan Coach Clinic yang diselenggarakan di Semarang pada tanggal 31 Mei 2026, bagi seluruh pelatih DKKI dengan menghadirkan narasumber praktisi beladiri Muay Thai berkompeten dari Jawa Tengah. Ini bukti nyata bahwa kami bukan organisasi yang diam di tempat, melainkan terus berkembang,” harapannya.

Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan ucapan terima kasih serta pesan semangat bagi seluruh elemen, mulai dari orang tua, pelatih, hingga para atlet.

“Terima kasih sebesar-besarnya kepada para pelatih, dan teristimewa kepada para orang tua. Dukungan kalian adalah kunci utama lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Kepada para atlet yang belum meraih medali: jangan menyerah, teruslah berlatih. Jadikan pengalaman ini bekal untuk meraih hasil yang lebih cemerlang di kejuaraan mendatang. Semoga DKKI terus maju dan mengharumkan nama bela diri Indonesia,” pungkasnya. (Arso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *