Ditangani Cepat di IGD, Layanan JKN Terbukti Mudahkan Zainuri

Bojonegoro, News65 Dilihat

Bojonegoro, sidik nusantara – Di ruang perawatan sebuah rumah sakit daerah, Zainuri (41) tampak duduk bersandar dengan wajah yang lebih tenang. Beberapa hari sebelumnya, warga Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban itu sempat mengalami kondisi yang membuat keluarganya panik.

Sakit kepala hebat datang tiba-tiba. Rasa pusing yang menyerang begitu kuat membuat Zainuri hampir kehilangan kesadaran. Melihat kondisinya yang mengkhawatirkan, keluarga segera membawanya ke fasilitas kesehatan terdekat agar mendapatkan pertolongan.

Zainuri menceritakan, kejadian itu bermula saat ia sedang beraktivitas seperti biasa di rumah. Tanpa diduga, kepalanya terasa berputar hebat hingga ia kesulitan berdiri.

“Waktu itu kepala saya terasa berputar sekali, sampai hampir pingsan. Saya langsung panik. Selanjutnya, keluarga segera mengambil keputusan cepat untuk membawa berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Alhamdulillah, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saya aktif,” ujarnya saat ditemui di Bojonegoro, Selasa (26/5).

Setibanya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Zainuri mengaku langsung mendapatkan penanganan dari petugas medis. Kekhawatiran yang sempat muncul perlahan berkurang karena proses pelayanan berjalan cepat dan tidak berbelit.

“Petugas medis dengan sigap membawa saya ke ruang pemeriksaan untuk dilakukan tindakan awal. Saya benar-benar kaget, karena begitu datang langsung ditangani. Tidak ada proses yang berbelit atau harus menunggu lama. Saya juga semakin yakin jika setiap peserta JKN mendapat perlakuan yang sama tanpa diskriminasi,” katanya.

Sebagai peserta JKN, Zainuri sempat membayangkan proses administrasi yang rumit. Namun, pengalaman yang ia rasakan justru berbeda. Ia menilai pelayanan yang diberikan berjalan praktis dan memudahkan pasien.

“Seluruh prosedur berjalan dengan cepat dan praktis. Pelayanan JKN yang saya rasakan sudah sangat memudahkan pasien. Saya pikir akan ribet, tapi ternyata tidak sama sekali. Semuanya berjalan lancar,” jelasnya.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, dokter menyarankan Zainuri menjalani rawat inap untuk memantau kondisinya lebih lanjut. Ia pun mengikuti anjuran tersebut agar proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal.

“Akhirnya, saya harus istirahat beberapa waktu di rumah sakit. Tim medis memberikan perhatian dan layanan yang sangat baik. Dokter yang menangani, setiap dua jam pasti memantau perkembangan kesehatan. Rasa khawatir pun akhirnya berubah menjadi tenang. Hal itu membuat saya merasa sangat diperhatikan dan lebih tenang,” tuturnya.

Bagi Zainuri, perhatian dari tenaga medis menjadi salah satu hal yang membuatnya lebih yakin dan nyaman selama menjalani perawatan. Ia merasa pelayanan yang diterima sebagai peserta JKN tetap diberikan secara optimal, baik dari sisi medis maupun administrasi.

“Pelayanan yang saya terima membuktikan bahwa peserta JKN tetap mendapatkan penanganan yang optimal tanpa dibedakan. Tidak ada hambatan dalam memperoleh layanan kesehatan, baik dari sisi medis maupun administratif. Semua berjalan sesuai kebutuhan pasien. Kecepatan penanganan di IGD dalam kondisi darurat, tidak terlalu lama dalam memberikan pertolongan pertama. Jika ditunda sedikit saja mungkin kondisinya bisa lebih parah. Tapi alhamdulillah saya langsung ditangani,” paparnya.

Pengalaman tersebut meninggalkan kesan positif bagi Zainuri. Ia merasakan sendiri bagaimana Program JKN memberikan manfaat nyata, terutama ketika peserta membutuhkan pelayanan dalam kondisi mendesak.

Menurutnya, kepesertaan JKN tidak hanya membantu membuka akses layanan kesehatan, tetapi juga memberikan rasa aman ketika risiko sakit datang tanpa diduga.

“Tidak hanya memudahkan akses layanan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi peserta. Semoga layanan JKN yang sudah baik ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Masyarakat yang belum menjadi pesertanya jangan lupa untuk segera mendaftar. Saya sudah merasakan sendiri pelayanannya yang cepat, tidak ribet, dan sangat membantu. Jadi tidak perlu takut atau khawatir lagi,” tutupnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *